Fakta Nutrisi
Per sajian 420g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal10.8g
Lemak Tak Jenuh Ganda5.1g
Lemak Jenuh3.2g
Lemak Trans0.1g
Serat7.0g
Pati53.0g
Gula6.0g
Protein Hewani18.0g
Protein Nabati9.0g
Tentang
Hidangan soun goreng dengan udang, sayuran campur, saus berbasis kecap asin, dan jeruk nipis. Menu ini cukup tinggi karbohidrat, memberi protein seafood tanpa lemak berlebih, serta mengandung lemak dalam jumlah sedang dari minyak masak.
Soun dengan Udang, Sayuran Musim Semi, dan Limau
Catatan pengantar
Hidangan ini dibangun di atas kontras: kejernihan soun, manisnya udang, renyahnya sayuran hijau, dan kesegaran bersih dari limau. Hidangan ini harus dimasak cepat dan dengan disiplin agar mi tetap lentur, sayuran tetap cerah, dan bumbunya tepat. Sajian akhir harus terasa ringan, utuh, dan tersusun dengan tegas.
Hal-hal penting resep
Kategori hidangan: Hidangan mi tumis
Masakan atau asal: Terinspirasi Asia Tenggara
Jenis sajian: Hidangan utama
Hasil: 2 porsi
Ukuran porsi: 210 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 25 menit
Tingkat kesulitan: Sedang
Peralatan
Panci sedang
Wajan besar atau panci sauté
Saringan halus
Mangkuk aduk
Penjepit atau sumpit
Microplane atau parutan halus untuk kulit limau, jika diinginkan
Bahan-bahan
Komponen soun
120 g soun
Protein dan sayuran
120 g udang, dikupas dan dibuang urat punggungnya
60 g brokoli, dipotong menjadi kuntum kecil
40 g snap pea, disiangi
30 g kacang polong hijau
40 g paprika merah, diiris tipis
30 g kol ungu, diiris halus
20 g daun bawang, dipotong sepanjang 3 cm
10 g bawang putih, dicincang sangat halus
Bumbu dan penyelesaian
20 g air limau
18 g kecap asin
20 g minyak sayur
4 g minyak wijen
Cara membuat
1. Masukkan soun ke dalam mangkuk dan tuangi air panas hingga terendam. Rendam selama 6 hingga 8 menit, sampai lentur tetapi bagian tengahnya masih sedikit padat. Tiriskan dengan baik dan sisihkan. Soun harus terhidrasi, bukan lembek.
2. Didihkan air dalam panci kecil. Masukkan brokoli dan masak selama 45 detik, lalu tambahkan snap pea dan kacang polong hijau dan masak 30 detik lagi. Segera tiriskan dan dinginkan sebentar di bawah air dingin. Sayuran harus tetap cerah dan renyah. Tiriskan sampai benar-benar kering.
3. Tepuk-tepuk udang hingga kering. Dalam mangkuk, campurkan udang dengan 8 g kecap asin dan 5 g air limau. Diamkan hanya selama 5 menit. Udang seharusnya hanya menyerap bumbu ringan, bukan terawetkan.
4. Panaskan wok atau panci sauté besar di atas api besar hingga panas. Tambahkan minyak sayur dan putar agar melapisi permukaan. Masukkan bawang putih dan tumis selama 10 hingga 15 detik, hanya sampai harum. Jangan sampai berubah warna.
5. Tambahkan udang dalam satu lapisan dan tumis selama 1 hingga 2 menit, sampai dagingnya berubah buram dan mulai sedikit melengkung. Angkat udang dari wajan dan sisihkan.
6. Tambahkan paprika merah dan kol ungu ke dalam wajan. Tumis selama 1 menit, lalu tambahkan brokoli, snap pea, dan kacang polong hijau yang sudah diblansir. Masak lagi selama 45 detik, jaga agar sayuran tetap cerah dan sedikit empuk.
7. Tambahkan soun yang sudah ditiriskan, sisa kecap asin, sisa air limau, dan udang yang disisihkan. Aduk terus selama 1 hingga 2 menit, sampai soun tampak mengilap, berbumbu merata, dan panas seluruhnya. Jika soun terasa terlalu kaku, tambahkan sedikit percikan air panas dari mangkuk rendaman soun, secukupnya untuk melonggarkannya tanpa membuat hidangan menjadi basah.
8. Tambahkan daun bawang dan minyak wijen. Aduk selama 15 detik, lalu angkat dari api. Soun yang sudah jadi harus lentur dan terlapisi tipis, tanpa cairan berlebih di dalam wajan.
Penataan dan penyajian
Pilin soun ke dalam mangkuk ceper hangat, bagi udang dan sayuran secara merata. Akhiri dengan daun bawang yang terlihat di permukaan dan kilap saus yang bersih di seluruh hidangan. Sajikan segera selagi soun masih elastis dan sayuran tetap renyah.
Catatan profesional
Soun memerlukan pengendalian: perendaman berlebihan membuatnya hancur, sedangkan perendaman kurang membuatnya rapuh. Api besar sangat penting, tetapi wajan tidak boleh terlalu penuh, atau sayuran akan mengukus dan kehilangan bentuknya. Limau dan minyak wijen harus ditambahkan di akhir untuk menjaga kesegaran dan aroma yang terangkat.