Fakta Nutrisi
Per sajian 330g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal19.5g
Lemak Tak Jenuh Ganda3.5g
Lemak Jenuh14.0g
Lemak Trans0.2g
Serat3.0g
Pati65.0g
Gula2.0g
Protein Hewani19.0g
Protein Nabati12.0g
Tentang
Hidangan pasta kaya rasa bergaya carbonara, dengan spaghetti yang dilapisi kuning telur dan keju, lalu diberi guanciale dan lada hitam. Tinggi kalori dan lemak, dengan protein sedang serta karbohidrat olahan yang cukup tinggi.
Spaghetti alla Carbonara dengan Guanciale dan Pecorino Romano
Catatan pengantar
Carbonara adalah pelajaran tentang pengendalian diri: beberapa bahan saja, ditangani dengan presisi, menjadi saus dengan kedalaman rasa dan kelembutan yang luar biasa. Guanciale harus melelehkan lemaknya dengan bersih, kuning telur harus beremulsi tanpa menjadi orak-arik, dan pecorino harus menegaskan rasa tanpa mendominasi. Jika dibuat dengan benar, pasta akan tampak mengilap, menyatu, dan presisi.
Inti resep
Kategori hidangan: Pasta
Masakan atau asal: Roma, Italia
Jenis hidangan: Hidangan utama
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 330 g
Waktu persiapan: 10 menit
Waktu memasak: 15 menit
Total waktu: 25 menit
Tingkat kesulitan: Lanjutan
Peralatan
Panci besar
Wajan sauté besar
Mangkuk adonan
Penjepit
Parutan halus
Sendok berlubang
Bahan-bahan
Spaghetti 110 g
Guanciale 55 g, potong bentuk batang
Kuning telur 22 g
Pecorino Romano 28 g, parut halus
Lada hitam 2 g, baru digiling
Minyak zaitun 5 g
Garam 8 g
Air rebusan pasta 120 g, sisihkan
Metode
1. Didihkan air dalam panci besar hingga bergolak kuat. Tambahkan garam dan aduk sampai larut sepenuhnya. Airnya harus terasa cukup asin, karena inilah yang akan menentukan rasa pasta itu sendiri.
2. Campurkan kuning telur, pecorino romano, dan lada hitam dalam mangkuk adonan. Aduk hingga menjadi pasta kental. Campuran ini harus menyatu dengan tekstur yang padat dan lembut.
3. Letakkan wajan sauté besar di atas api sedang dan tambahkan minyak zaitun. Masukkan guanciale dan masak selama 6 hingga 8 menit, aduk sesekali, sampai lemaknya keluar dan dagingnya renyah di bagian tepi tetapi masih lentur di bagian tengah. Angkat wajan dari api.
4. Masak spaghetti dalam air mendidih selama 8 hingga 10 menit, sampai sedikit kurang dari tingkat empuk sepenuhnya. Pasta harus tetap memiliki inti yang padat, karena akan diselesaikan dalam saus. Sisihkan 120 g air rebusan pasta sebelum ditiriskan.
5. Pindahkan spaghetti yang sudah ditiriskan langsung ke wajan berisi guanciale. Kembalikan wajan ke api sangat kecil selama 30 detik, sambil diaduk-balik agar pasta terlapisi lemak yang telah keluar.
6. Angkat wajan dari api. Tambahkan campuran telur dan keju, lalu segera mulai aduk-balik. Tambahkan air rebusan pasta yang disisihkan secara bertahap, 20 hingga 30 g setiap kali, sambil terus diaduk-balik sampai saus menjadi mengilap dan melekat pada spaghetti dalam emulsi yang halus. Saus akhir harus lembut dan creamy, tidak encer, tanpa gumpalan telur yang terlihat.
7. Cicipi dan sesuaikan dengan sedikit lada yang disisihkan hanya jika perlu. Bumbu akhir harus tegas, gurih, dan seimbang oleh pecorino.
Penataan dan penyajian
Putar spaghetti ke dalam mangkuk ceper hangat, sambil menyebarkan guanciale secara merata di antara helaiannya. Akhiri dengan taburan tipis pecorino romano dan satu putaran terakhir lada hitam. Sajikan segera selagi saus masih cair lembut dan berkilau.
Catatan profesional
Wajan harus sudah tidak di atas api saat campuran kuning telur ditambahkan; panas sisa sudah cukup untuk membentuk emulsi tanpa membuatnya menjadi orak-arik. Tambahkan air pasta sedikit demi sedikit, jangan sekaligus, untuk mengendalikan kekentalan saus. Carbonara yang tepat harus melapisi pasta dengan lapisan yang rapat dan satin, tanpa meninggalkan genangan di dalam mangkuk.