Fakta Nutrisi
Per sajian 44g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal3.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda1.0g
Lemak Jenuh4.0g
Serat7.0g
Pati13.0g
Gula1.0g
Protein Hewani18.0g
Quest Creamy Crisp Protein Bar
Catatan pengantar
Bar ini dibangun di atas kontras: dasar protein yang padat dan bersih, kerenyahan yang halus, serta lapisan akhir cokelat yang tertahan agar rasa manis tetap seimbang. Strukturnya dirancang, bukan diimprovisasi, sehingga setiap lapisan berfungsi untuk tekstur, keseimbangan, dan gigitan yang presisi serta memuaskan. Ini adalah protein bar yang tersusun rapi, bukan kembang gula yang menyamar sebagai protein bar.
Inti resep
Kategori hidangan: Protein bar
Masakan atau asal: Amerika modern
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 bar
Ukuran porsi: 44 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 5 menit
Total waktu: 20 menit
Tingkat kesulitan: Sedang
Peralatan
Mangkuk kecil untuk mencampur
Mangkuk tahan panas
Panci kecil
Spatula silikon
Timbangan digital
Cetakan bar 44 g atau cetakan persegi panjang kecil yang dialasi
Kertas roti
Kulkas
Bahan
Dasar protein
14 g campuran protein (milk protein isolate, whey protein isolate)
8 g serat jagung larut
4 g almond, dicincang halus
4 g air
Pengikat renyah
4 g eritritol
4 g minyak inti sawit
3 g cocoa butter
2 g perisa alami
1 g lesitin bunga matahari
0.5 g garam laut
Lapisan akhir
3.5 g minyak inti sawit
0.5 g cocoa butter
Metode
1. Alasi cetakan bar kecil dengan kertas roti lalu sisihkan. Cetakan harus dapat menampung bar jadi seberat 44 g dengan tepi yang rapi dan profil yang kompak.
2. Dalam mangkuk kecil, campurkan campuran protein, serat jagung larut, dan almond cincang. Aduk hingga benar-benar tercampur agar almond terdistribusi merata di seluruh bahan kering.
3. Tambahkan air dan aduk dengan spatula hingga campuran menjadi pasta yang padat dan menyatu. Campuran harus menyatu saat ditekan, tanpa bagian kering yang tersisa.
4. Dalam mangkuk kecil tahan panas di atas panas rendah, lelehkan eritritol, minyak inti sawit, cocoa butter, perisa alami, lesitin bunga matahari, dan garam laut sambil diaduk hingga halus dan menyatu sepenuhnya. Campuran harus cair, mengilap, dan tidak bertekstur kasar.
5. Tuangkan pengikat hangat ke atas dasar protein lalu aduk cepat dan mantap hingga seluruh adonan terlapisi merata dan sedikit lengket. Tekan campuran ke dalam cetakan yang sudah disiapkan dalam satu lapisan, padatkan rapat untuk menghilangkan rongga udara. Permukaannya harus rata dan padat.
6. Kembalikan cetakan ke dalam kulkas selama 10 menit, atau sampai bar set dan terasa kokoh saat disentuh.
7. Untuk lapisan akhir, lelehkan minyak inti sawit dan cocoa butter bersama-sama hingga bening dan cair. Oleskan atau sapukan lapisan tipis yang merata di atas bar yang sudah dingin, lalu kembalikan ke kulkas selama 5 menit sampai permukaannya set dan sedikit renyah.
8. Keluarkan bar dari cetakan dengan hati-hati. Tekstur akhirnya harus kokoh di bagian luar, terpotong rapi, dan tetap empuk di bagian tengah dengan kerenyahan terkontrol dari tambahan almond.
Penyajian
Sajikan bar utuh di atas piring kecil polos atau nampan yang dialasi kertas roti. Sajikan dalam keadaan dingin, dengan permukaan yang sudah set dan tepi yang tegas, agar kontras antara lapisan renyah dan bagian dalam protein yang padat tetap terjaga.
Catatan profesional
Padatkan dasar dengan kuat; tekanan yang kurang akan membuat bar mudah hancur alih-alih menyatu.
Jaga lapisan akhir tetap tipis. Lapisan yang terlalu tebal akan meredam tekstur renyah dan membuat bar terasa seperti berlilin.
Bar harus dapat dipotong atau dilepas dari cetakan dengan rapi, tanpa pemisahan yang terlihat antara dasar protein dan lapisan luarnya.
Social
What people on Instagram say.