Beranda / world / Eropa / Estonia / Protein Bar Kacang Asin

Protein Bar Kacang Asin

Protein Bar Kacang Asin
0 pengguna menyukai makanan ini | 0 pengguna menyimpan makanan ini

Fakta Nutrisi

Per sajian 55g

% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal

Kalori 200 kcal
10% DV
Total Lemak 8.0g
12% DV
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.8g
Lemak Tak Jenuh Ganda1.2g
Lemak Jenuh4.0g
Total Karbohidrat 16.0g
5% DV
Serat3.0g
Pati11.0g
Gula2.0g
Protein 20.0g
40% DV
Protein Hewani16.0g
Protein Campuran / Olahan2.0g
Protein Nabati2.0g

Tentang

Protein bar rasa kacang dengan protein tinggi, lemak sedang, dan gula relatif rendah. Cocok sebagai camilan praktis atau pilihan setelah olahraga.

Bahan-bahan

Vitamin & Mineral

Vitamin

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kolin22.0mg4%
Vitamin A40.0mcg4%
Vitamin B10.1mg7%
Vitamin B120.3mcg13%
Vitamin B20.2mg15%
Niasin1.2mg8%
Asam Pantotenat0.5mg10%
Vitamin B60.1mg5%
Biotin2.0mcg7%
Folat18.0mcg5%
Vitamin D0.5mcg3%
Vitamin E0.8mg5%
Vitamin K2.0mcg2%

Mineral

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kalsium140.0mg14%
Tembaga120.0mcg13%
Zat Besi1.2mg7%
Magnesium45.0mg11%
Fosfor160.0mg23%
Kalium180.0mg4%
Selenium4.0mcg7%
Natrium230.0mg10%
Seng1.1mg10%

Batang Protein Kacang Asin

Catatan pengantar


Batang ini dibuat untuk struktur yang rapi dan kekayaan rasa yang terukur: dasar protein yang lentur, nuansa kacang yang tertahan, dan akhir salin yang presisi. Saat dimakan, teksturnya harus terasa padat pada gigitan pertama, lalu melunak menjadi kunyahan yang rapat dan halus. Keseimbangannya disengaja, tidak manis, dan teksturnya harus tetap renyah di dalam matriks, bukan rapuh atau berkapur.

Inti resep


  • Kategori hidangan: Batang protein

  • Masakan atau asal: Konfeksioneri kontemporer terinspirasi Skandinavia

  • Jenis sajian: Camilan

  • Hasil: 1 batang

  • Ukuran saji: 55 g

  • Waktu persiapan: 15 menit

  • Waktu memasak: 0 menit

  • Total waktu: 45 menit

  • Tingkat kesulitan: Sedang


  • Peralatan


  • Timbangan digital

  • Mangkuk kecil tahan panas

  • Panci kecil

  • Spatula silikon

  • Cetakan batang 55 g atau cetakan persegi panjang kecil yang dialasi

  • Kertas roti

  • Spatula offset atau pengikis datar


  • Bahan



    Dasar protein


  • 18 g protein susu

  • 8 g hidrolisat kolagen

  • 6 g polidekstrosa

  • 4 g gliserol

  • 3 g cocoa butter

  • 2 g pemanis

  • 1 g perisa


  • Tambahan kacang dan elemen renyah


  • 7 g kacang tanah, cincang halus

  • 4 g soy crisp

  • 1 g garam


  • Pelapis dan penyelesaian


  • 1 g palm kernel oil

  • 0 g bahan tambahan


  • Metode


  • 1. Alasi cetakan dengan kertas roti, sisakan bagian yang cukup menjuntai agar batang mudah diangkat dengan rapi. Campurkan protein susu, hidrolisat kolagen, polidekstrosa, dan pemanis dalam mangkuk kecil lalu aduk rata hingga semua bahan bubuk benar-benar seragam.


  • 2. Lelehkan cocoa butter dan palm kernel oil bersama-sama di atas api sangat kecil, hanya sampai cair dan bening, lalu angkat dari panas. Aduk gliserol dan perisa hingga tercampur sepenuhnya.


  • 3. Tuangkan campuran cair ke atas bahan kering lalu kerjakan dengan spatula hingga terbentuk pasta yang padat dan menyatu. Massanya harus halus, lentur, dan sedikit lengket, tanpa bagian kering.


  • 4. Lipat masuk kacang tanah cincang, soy crisp, dan garam. Aduk hanya sampai tersebar merata; elemen renyah harus tetap utuh dan jelas.


  • 5. Tekan campuran dengan kuat ke dalam cetakan yang sudah disiapkan. Padatkan per lapis, gunakan bagian belakang sendok atau pengikis untuk menghilangkan rongga dan membentuk permukaan yang rapat dan rata. Batang harus mempertahankan bentuknya dengan rapi dan terasa padat di seluruh bagian.


  • 6. Dinginkan selama 30 menit, atau sampai benar-benar set dan padat saat disentuh. Keluarkan dari cetakan dengan hati-hati dan rapikan tepinya bila perlu agar bentuknya presisi dan persegi panjang.


  • Penataan dan penyajian


    Sajikan batang utuh, diletakkan di tengah piring sempit atau baki yang dialasi kertas roti. Permukaannya harus tetap halus dan terkontrol, dengan potongan kacang terlihat dari sisi. Sajikan pada suhu ruang yang sejuk agar teksturnya melunak dengan rapi tanpa menjadi berlilin.

    Catatan profesional


  • Campuran harus dipadatkan dengan mantap; tekanan yang kurang akan menghasilkan batang yang mudah hancur.

  • Jaga cocoa butter dan palm kernel oil hanya sampai meleleh, jangan panas, atau tekstur akhirnya akan kehilangan kepadatan.

  • Garam harus terasa sebagai sentuhan akhir, bukan tepi rasa yang tajam; sebarkan merata pada tahap penambahan bahan isian.
  • Bebas glutenSeimbang
    Unduh di App Store