Fakta Nutrisi
Per sajian 385g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal4.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda2.0g
Lemak Jenuh3.0g
Serat4.0g
Pati21.0g
Gula3.0g
Protein Hewani21.0g
Minuman Energi Protein Berkarbonasi dengan Bar Oat Almond Cokelat
Minuman energi botolan yang tersusun rapi dan bar protein yang tertata sederhana, dibuat untuk kejernihan rasa dan tujuan fungsional. Minumannya cerah, manis ringan, dan bersih di lidah, sementara barnya menghadirkan kekayaan rasa yang terukur, tekstur kacang, dan akhir cokelat yang tegas. Bersama-sama, keduanya membentuk pasangan yang disiplin: ringan terangkat, padat, dan presisi.
Hal-hal penting resep
Kategori hidangan: Minuman botolan dengan bar protein
Masakan atau asal: Fungsional kontemporer
Jenis sajian: Minuman dan camilan
Hasil: 1 botol minuman dan 1 bar
Ukuran saji: 385 g total
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 30 menit
Tingkat kesulitan: Sedang
Peralatan
Panci kecil
Mangkuk aduk tahan panas
Pengocok halus
Timbangan digital
Cetakan bar silikon kecil atau loyang loaf berlapis
Nampan kecil
Botol atau wadah saji tertutup rapat
Sendok atau spatula offset
Bahan-bahan
Minuman protein berkarbonasi
Air berkarbonasi, 330 g
Campuran protein whey, 16 g
Isolat protein susu, 5 g
Serat jagung larut, 8 g
Gliserin, 6 g
Perisa alami, 1 g
Asam sitrat, 1 g
Kafein, 1 g
Garam, 1 g
Campuran vitamin, 1 g
Bar oat almond cokelat
Almond, 7 g, cincang halus
Pelapis cokelat, 8 g
Oat, 3 g
Kacang tanah, 2 g, cincang halus
Minyak bunga matahari, 2 g
Cara membuat
1. Siapkan dasar bar. Masukkan almond, oat, dan kacang tanah ke dalam mangkuk kecil lalu aduk hingga tercampur rata. Teksturnya harus tetap berbeda, tetapi sebarannya harus merata.
2. Lelehkan dan satukan. Hangatkan minyak bunga matahari perlahan dalam panci kecil di atas api kecil, lalu tambahkan pelapis cokelat. Aduk terus selama 1 hingga 2 menit sampai baru meleleh dan mengilap, tanpa bagian padat yang masih terlihat.
3. Bentuk bar. Tambahkan campuran kacang dan oat ke dalam cokelat leleh lalu aduk balik hingga terlapisi merata. Tekan campuran dengan kuat ke dalam cetakan bar silikon kecil atau loyang loaf berlapis. Padatkan dengan baik agar bar dapat dipotong rapi dan mempertahankan bentuknya.
4. Dinginkan hingga set. Pindahkan ke lemari es selama 10 menit, atau sampai padat saat disentuh dan permukaannya set dengan kilap cokelat yang bersih.
5. Buat dasar minuman. Dalam mangkuk tahan panas, campurkan campuran protein whey, isolat protein susu, serat jagung larut, gliserin, perisa alami, asam sitrat, kafein, garam, dan campuran vitamin. Kocok hingga bubuk-bubuknya terdispersi sepenuhnya dan campurannya tampak seragam.
6. Masukkan air berkarbonasi. Tambahkan air berkarbonasi sedikit demi sedikit sambil dikocok perlahan. Cairannya harus tetap hidup tetapi tidak berbusa berlebihan; minuman akhir harus halus, sedikit bergelembung, dan bebas dari gumpalan yang terlihat.
7. Botolkan dan dinginkan. Segera pindahkan minuman ke dalam botol atau wadah saji tertutup rapat. Dinginkan selama 5 menit sebelum disajikan agar karbonasinya menetap menjadi gelembung halus yang segar dan rasanya terasa bersih.
Penataan dan penyajian
Sajikan botol dingin bersama bar yang sudah set, baik utuh maupun dipotong rapi menjadi satu porsi yang neat. Penyajiannya harus sederhana dan presisi: satu minuman dingin berkarbonasi dan satu bar ringkas dengan tepi cokelat yang kokoh. Keseimbangannya ada pada kontras—ringan dari minuman, padat dari bar.
Catatan profesional
Tambahkan air berkarbonasi paling akhir dan dengan hati-hati; pengocokan yang terlalu agresif akan menghilangkan karbonasi minuman.
Bar harus ditekan dengan kuat sebelum didinginkan, jika tidak bar akan hancur alih-alih teriris dengan presisi.
Sajikan kedua komponen dalam keadaan dingin untuk definisi rasa yang paling tajam dan tekstur yang paling bersih.
Social
What people on Instagram say.