Fakta Nutrisi
Per sajian 360g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal18.5g
Lemak Tak Jenuh Ganda3.5g
Lemak Jenuh15.0g
Lemak Trans0.6g
Serat6.0g
Pati87.0g
Gula8.0g
Protein Hewani22.0g
Protein Nabati12.0g
Tentang
Satu pizza gaya margherita utuh dengan kulit gandum, saus tomat, mozzarella, basil, dan minyak zaitun. Tinggi karbohidrat dan lemak dengan protein sedang, terutama dari keju.
Pizza Margherita
Catatan pengantar
Ini adalah versi klasik dalam bentuknya yang paling tertata: adonan gandum yang lentur, dasar tomat yang bersih, mozzarella yang lembut seperti susu, dan basil yang ditambahkan hanya di akhir agar aromanya tetap utuh. Keseimbangannya bergantung pada pengendalian; setiap elemen harus tetap berbeda, namun keseluruhannya harus terasa padu. Jika dibuat dengan benar, keraknya ringan di bagian tepi, lembut di dalam, dan ditandai oleh panas oven.
Informasi dasar resep
Kategori hidangan: Pizza
Masakan atau asal: Italia
Jenis sajian: Hidangan utama
Hasil: 1 pizza
Ukuran porsi: 1 pizza, sekitar 360 g
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 8 hingga 10 menit
Total waktu: 1 jam 45 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Mangkuk adonan
Timbangan digital
Pengikis adonan
Permukaan kerja yang bersih
Loyang pizza 30 cm atau loyang panggang
Oven
Sekop pizza, jika menggunakan batu atau baja pizza
Bahan-bahan
Adonan
Tepung gandum: 180 g
Ragi: 2 g
Garam: 3 g
Minyak zaitun: 5 g
Air: 105 g
Topping
Saus tomat: 60 g
Keju mozzarella, disobek atau diiris: 90 g
Basil: 4 g
Minyak zaitun: 6 g
Garam: 1 g
Cara membuat
1. Campurkan tepung gandum, ragi, dan garam dalam mangkuk adonan. Tambahkan air dan minyak zaitun, lalu aduk hingga tidak ada tepung kering yang tersisa. Adonan akan tampak kasar dan sedikit lengket.
2. Pindahkan adonan ke permukaan kerja yang bersih lalu uleni selama 8 hingga 10 menit, sampai halus, elastis, dan sedikit kenyal saat disentuh jari. Adonan harus dapat direntangkan tanpa mudah sobek dan terasa lentur, bukan kaku.
3. Masukkan kembali adonan ke dalam mangkuk, tutup, dan diamkan pada suhu ruang selama 60 menit, atau sampai tampak mengembang dan berongga oleh udara. Adonan harus terasa lebih ringan dan meninggalkan cekungan lembut saat ditekan.
4. Atur oven ke 250°C dan panaskan sepenuhnya setidaknya selama 20 menit. Jika menggunakan batu atau baja pizza, letakkan di dalam oven selama pemanasan.
5. Bentuk adonan menjadi dasar bulat berdiameter 30 cm di atas permukaan yang ditaburi sedikit tepung, dengan bagian tepi sedikit lebih tebal daripada bagian tengah. Pindahkan ke loyang atau sekop pizza tanpa menekan bagian pinggirnya.
6. Oleskan saus tomat secara merata di atas adonan, sisakan pinggiran sempit tetap bersih. Sebarkan mozzarella di atas saus, lalu bumbui dengan garam. Akhiri dengan minyak zaitun yang dituang tipis dan merata.
7. Panggang selama 8 hingga 10 menit, sampai kerak berwarna keemasan tua di bagian tepi, bagian dasar matang sempurna, dan mozzarella meleleh dengan beberapa titik kecokelatan. Bagian tengah harus tetap lembut, tidak basah.
8. Keluarkan pizza dari oven dan segera taburkan basil di atas permukaan. Diamkan selama 1 menit sebelum dipotong agar keju mengendap dan aromanya terbuka.
Penyajian
Sajikan pizza utuh, lalu potong menjadi irisan yang sama besar. Keraknya harus membingkai lapisan tomat yang cerah, keju yang meleleh, dan basil segar, dengan minyak zaitun yang memberi kilau, bukan rasa berat.
Catatan profesional
Gunakan mozzarella secukupnya; kelembapan berlebih akan melunakkan bagian tengah dan mengaburkan strukturnya. Basil harus ditambahkan setelah dipanggang, jangan sebelumnya, agar rasanya tetap tajam dan bersih. Oven yang dipanaskan sepenuhnya sangat penting untuk menghasilkan dasar yang renyah dan pengembangan adonan yang baik.