Fakta Nutrisi
Per sajian 55g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.7g
Lemak Tak Jenuh Ganda1.2g
Lemak Jenuh4.0g
Lemak Trans0.1g
Serat4.0g
Pati11.0g
Gula2.0g
Protein Hewani16.0g
Protein Campuran / Olahan2.0g
Protein Nabati2.0g
Barebells Peanut Protein Bar
Catatan pengantar
Bar ini dibuat untuk kontras yang bersih: inti protein yang lembut dan manis, karakter kacang yang jelas, serta akhir cokelat yang tertahan. Saat digigit, teksturnya harus terasa padat pada awalnya, lalu cepat melunak di langit-langit mulut, meninggalkan keseimbangan garam, cocoa butter, dan kacang panggang. Presisi penting di sini; tekstur bergantung pada pencampuran yang disiplin dan proses set yang terkontrol.
Inti resep
Kategori hidangan: Protein bar
Masakan atau asal: Kembang gula kontemporer terinspirasi Nordik
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 bar
Ukuran porsi: 55 g
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 5 menit
Total waktu: 1 jam 25 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Timbangan digital
Mangkuk kecil tahan panas
Panci kecil
Spatula silikon
Cetakan bar 55 g atau cetakan persegi panjang kecil dengan volume serupa
Kertas roti
Kulkas
Bahan
Basis protein-kacang
Protein susu, 18 g
Hidrolisat kolagen, 5 g
Polydextrose, 8 g
Gliserol, 6 g
Kacang tanah, 8 g, cincang halus
Garam, 0.3 g
Pemanis, 0.7 g
Perisa, 0.5 g
Pelapis
Cocoa butter, 5 g
Minyak inti sawit, 2 g
Lesitin kedelai, 0.2 g
Pemanis, 0.5 g
Garam, 0.1 g
Perisa, 0.2 g
Metode
1. Lapisi cetakan dengan kertas roti jika perlu. Dalam mangkuk kecil, campurkan protein susu, hidrolisat kolagen, polydextrose, pemanis, dan garam. Aduk hingga benar-benar rata sehingga bubuk terdistribusi merata dan tidak ada garis pucat yang tersisa.
2. Tambahkan gliserol dan perisa. Aduk campuran dengan spatula hingga menjadi pasta yang padat dan menyatu. Lipat masuk kacang cincang dan lanjutkan mengaduk hanya sampai potongannya tersebar merata. Adonan harus lentur, halus, dan sedikit lengket, bukan basah.
3. Tekan campuran dengan kuat ke dalam cetakan dalam lapisan yang rata. Padatkan dengan tekanan yang mantap agar bar memiliki struktur yang rapat dan seragam. Dinginkan selama 20 menit, sampai permukaannya set dan bar dapat dilepas dari cetakan dengan rapi.
4. Campurkan cocoa butter, minyak inti sawit, lesitin kedelai, pemanis, garam, dan perisa dalam panci kecil. Panaskan dengan api sangat kecil selama 2 hingga 3 menit sambil terus diaduk, hanya sampai meleleh dan cair. Pelapis harus mengilap dan sepenuhnya homogen, tanpa padatan yang terlihat.
5. Keluarkan bar dari cetakan dan letakkan di atas kertas roti. Tuang atau oleskan pelapis di atas bar dalam lapisan tipis dan rata. Kerjakan dengan cepat dan halus agar hasil akhirnya tetap bersih dan tidak terputus.
6. Dinginkan selama 45 hingga 60 menit, sampai pelapis benar-benar set dan bar terasa kokoh saat disentuh. Tekstur akhir harus padat, dapat dipotong dengan sedikit tahanan, dan tidak mudah ambruk pada suhu ruang.
Penataan dan penyajian
Sajikan bar utuh, diletakkan di tengah piring kecil atau dibungkus rapi untuk penyajian. Pelapis harus halus dan utuh, dengan potongan kacang masih terlihat dari sisi potongan. Kesan akhirnya harus tertahan: bar yang padat dengan patahan yang bersih, kunyahan yang lembut, dan akhir manis-asin yang seimbang.
Catatan profesional
Basis harus dipadatkan dengan tekanan nyata; adonan yang terlalu longgar akan hancur pada gigitan pertama.
Jaga pelapis tetap hangat hanya sampai cair. Panas berlebih akan membuat hasil akhir kusam dan melemahkan proses set.
Cincang kacang tanah cukup halus agar tersebar merata, tetapi jangan terlalu halus sampai menyatu dan hilang ke dalam pasta.