Fakta Nutrisi
Per sajian 55g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.7g
Lemak Tak Jenuh Ganda1.2g
Lemak Jenuh4.0g
Lemak Trans0.1g
Serat3.0g
Pati12.0g
Gula2.0g
Protein Hewani16.0g
Protein Campuran / Olahan2.0g
Protein Nabati2.0g
Batang Protein Kacang dan Kakao
Catatan pengantar
Batang ini dibuat untuk kejernihan, bukan berlebihan: dasar protein yang padat dan bersih, kedalaman kacang yang terukur, serta akhir kakao yang tertahan. Teksturnya harus kokoh namun tetap empuk saat digigit, dengan sedikit kenyal dari elemen renyah dan patahan halus yang mulus dan sejuk dari fase lemak. Ini adalah batang yang tersusun rapi, bukan kembang gula; setiap bahan berfungsi untuk struktur, keseimbangan, dan hasil akhir.
Inti resep
Kategori hidangan: Batang protein
Masakan atau asal: Kembang gula kontemporer dengan inspirasi Skandinavia
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 batang
Ukuran saji: 55 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 0 menit
Total waktu: 45 menit
Tingkat kesulitan: Sedang
Peralatan
Timbangan digital
Mangkuk kecil tahan panas
Panci kecil
Spatula silikon
Cetakan batang 55 g atau cetakan persegi panjang kecil dengan kapasitas serupa
Kertas roti
Kulkas
Bahan
Dasar protein
18 g protein susu
7 g kolagen hidrolisat
8 g kacang tanah, digiling halus
6 g pemanis
3 g susu bubuk full cream
2 g soy crisp
1 g garam
Pengikat kakao-kacang
4 g cocoa butter
3 g cocoa mass
2 g gliserol
1 g minyak bunga matahari
Cara membuat
1. Lapisi cetakan dengan kertas roti, sisakan bagian yang cukup menjuntai untuk mengangkat batang dengan rapi. Sisihkan.
2. Dalam mangkuk kecil, campurkan protein susu, kolagen hidrolisat, kacang tanah giling, pemanis, susu bubuk full cream, soy crisp, dan garam. Aduk rata hingga campuran kering seragam dan tidak ada garis-garis bahan yang terlihat.
3. Masukkan cocoa butter dan cocoa mass ke dalam mangkuk tahan panas yang diletakkan di atas air yang mendidih perlahan. Aduk hingga meleleh sepenuhnya dan mengilap, lalu angkat dari panas. Adukkan gliserol dan minyak bunga matahari. Campuran harus cair, halus, dan tercampur rata.
4. Tuang pengikat kakao-kacang ke atas bahan kering. Lipat dan tekan dengan spatula hingga adonan menyatu dan lembap merata. Adonan harus dapat menyatu saat ditekan tanpa tampak berminyak atau rapuh.
5. Tekan campuran ke dalam cetakan yang sudah disiapkan dalam satu lapisan. Padatkan dengan kuat dan merata, beri perhatian khusus pada sudut dan tepi agar batang mengeras dengan profil yang rapi.
6. Dinginkan selama 30 menit, atau sampai batang terasa kokoh saat disentuh dan terlepas bersih dari cetakan. Permukaannya harus terasa set, dengan bagian dalam yang padat dan kompak.
7. Keluarkan batang dari cetakan dan rapikan tepinya hanya bila perlu untuk hasil akhir yang presisi. Sajikan setelah benar-benar set.
Penataan dan penyajian
Letakkan batang di tengah piring kecil atau nampan berlapis kertas roti, dengan sisi panjang ditampilkan rapi. Hasil akhirnya harus tampak kompak dan presisi, dengan permukaan halus dan tepi yang rapi. Sajikan dingin untuk tekstur paling kokoh, atau pada suhu ruang yang sejuk untuk gigitan yang lebih lembut.
Catatan profesional
Giling kacang tanah hingga halus; potongan kasar akan membuat batang retak dan melemahkan gigitan bersihnya.
Pengikat harus cair tetapi tidak panas saat dicampurkan, atau dasar protein akan menggumpal tidak merata.
Pemadatan sangat penting: batang yang ditekan dengan benar akan terpotong rapi dan memberikan tekstur yang padat serta merata saat dimakan.