Fakta Nutrisi
Per sajian 330g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal8.6g
Lemak Tak Jenuh Ganda4.2g
Lemak Jenuh3.8g
Lemak Trans0.1g
Serat2.0g
Pati50.5g
Gula2.5g
Protein Hewani31.0g
Tentang
Platter sushi nigiri campur berisi nasi sushi dengan aneka topping seafood. Kalorinya sedang, proteinnya relatif tinggi, dengan karbohidrat sedang dan lemak sedang yang terutama berasal dari salmon.
Platter Sushi Nigiri Aneka
Catatan pembuka
Platter ini merupakan studi tentang pengendalian: nasi berbumbu, ikan yang sangat segar, udang yang lembut, dan tamago yang halus, masing-masing potong dibentuk untuk menampilkan karakternya sendiri. Keseimbangannya bergantung pada ketepatan pada nasi, presisi pada potongan, dan penanganan yang tenang sepanjang proses. Nori digunakan secukupnya untuk membingkai potongan yang paling rapi dan memberi kontras akhir pada platter.
Inti resep
Kategori hidangan: Platter sushi
Masakan atau asal: Jepang
Jenis sajian: Hidangan utama
Hasil: 1 platter
Ukuran porsi: 330 g
Waktu persiapan: 35 menit
Waktu memasak: 25 menit
Total waktu: 60 menit
Tingkat kesulitan: Lanjutan
Peralatan
Saringan halus
Panci sedang dengan tutup
Mangkuk pencampur kayu atau nonreaktif
Sendok nasi atau spatula datar
Panci kecil
Wajan antilengket, 20 cm
Pisau iris tajam
Mangkuk kecil berisi air untuk menangani nasi
Nampan atau platter untuk perakitan
Bahan
Nasi sushi
180 g beras sushi
24 g cuka beras
8 g gula
4 g garam
Topping nigiri
35 g tuna, dirapikan dan diiris
35 g salmon, dirapikan dan diiris
30 g udang, dikupas dan dimasak
25 g telur, dikocok
3 g nori, dipotong menjadi strip sempit
Cara membuat
1. Cuci beras sushi di bawah air dingin hingga air bilasannya hampir bening. Tiriskan dengan baik, lalu masak beras dengan takaran air yang sesuai untuk beras tersebut, dalam keadaan tertutup, hingga butirannya empuk dan terpisah, sekitar 18 menit. Angkat dari api dan diamkan, tetap tertutup, selama 10 menit.
2. Campurkan cuka beras, gula, dan garam dalam panci kecil. Hangatkan secukupnya hingga gula dan garam larut; jangan sampai mendidih. Aduk balik bumbu ini ke dalam nasi panas dengan gerakan memotong hingga butirannya mengilap dan berbumbu merata. Ratakan nasi sebentar agar panas berlebihnya hilang dan teksturnya menjadi lentur, bukan basah.
3. Masak telur dalam wajan antilengket yang dipanaskan ringan di atas api kecil, aduk atau lipat seperlunya untuk membentuk tamago yang lembut dan matang set. Teksturnya harus tetap lembut dan lembap, tidak kecokelatan. Dinginkan sepenuhnya, lalu potong menjadi bagian rapi untuk nigiri.
4. Iris tuna dan salmon menjadi potongan yang bersih dan rata, sesuai untuk nigiri. Irisannya harus tegas dan halus, tanpa tepi yang bergerigi. Jika udang belum dimasak, masak hingga baru saja buram dan padat, lalu dinginkan dan belah memanjang agar dapat diletakkan rata di atas nasi.
5. Dengan tangan yang dibasahi, bentuk nasi sushi menjadi gundukan oval padat, masing-masing sekitar 18 g. Nasi harus menyatu tanpa dipadatkan berlebihan; terasa ringan, namun tetap stabil.
6. Letakkan seiris tuna di atas satu gundukan nasi dan bentuk perlahan dengan tangan agar ikan mengikuti bentuk nasi. Ulangi dengan salmon dan udang. Letakkan tamago di atas nasi lalu beri satu strip nori sempit, lilitkan rapi mengelilingi nasi bila perlu. Gunakan sisa nori untuk menyelesaikan potongan yang dibungkus nori dengan lilitan yang bersih dan rapat.
7. Tata nigiri di atas platter dalam urutan yang seimbang, selang-seling warna dan tekstur. Nasi harus tetap terlihat, topping berada di tengah, dan setiap potong tampak jelas terpisah. Sajikan segera saat nasi masih lentur dan ikan tetap dingin.
Penataan dan penyajian
Susun nigiri dalam garis terukur atau lengkung dangkal, dengan potongan yang paling hidup warnanya diberi jarak merata di seluruh platter. Komposisinya harus terbaca rapi dan tenang, dengan setiap potong sekali suap disajikan utuh dan tidak rusak.
Catatan profesional
Nasi harus dibumbui saat masih panas; inilah yang memberinya kilap dan struktur.
Tangani ikan dengan tekanan seminimal mungkin agar permukaannya tetap bersih dan teksturnya tetap utuh.
Nori harus digunakan sebagai aksen, bukan penutup; saat disajikan, nori harus tetap kering dan renyah.
Social
What people on Instagram say.