Fakta Nutrisi
Per sajian 620g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal31.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda5.5g
Lemak Jenuh25.0g
Lemak Trans0.9g
Serat10.0g
Pati156.0g
Gula10.0g
Protein Hewani40.0g
Protein Nabati16.0g
Tentang
Pizza keju gaya Neapolitan utuh dengan topping jamur, tomat ceri, basil, saus tomat, dan sedikit minyak zaitun. Tinggi karbohidrat dan lemak dengan protein sedang, terutama dari tepung dan mozzarella.
Pizza Gaya Neapolitan dengan Jamur, Tomat Ceri, dan Mozzarella
Catatan pembuka
Pizza ini dibangun dengan pengendalian: adonan yang lentur, dasar tomat yang bersih, dan pemanggangan singkat dengan panas tinggi yang menjaga kesegaran topping. Jamur memberi kedalaman rasa, tomat ceri menghadirkan ledakan asam yang cerah, dan mozzarella memberikan akhir yang lembut seperti susu dan elastis. Ini adalah komposisi panas, kesederhanaan, dan ketepatan waktu.
Inti resep
Kategori hidangan: Pizza
Masakan atau asal: Italia terinspirasi Neapolitan
Jenis sajian: Hidangan utama
Hasil: 1 pizza
Ukuran porsi: 620 g total
Waktu persiapan: 25 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 35 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Mangkuk pencampur
Timbangan digital
Pengikis adonan
Loyang pizza 30 cm atau pizza peel
Oven
Batu panggang atau baja panggang, jika ada
Panci kecil
Pisau dan talenan
Bahan
Adonan
180 g tepung terigu
110 g air
3 g ragi
3 g garam
5 g minyak zaitun
Topping
90 g saus tomat
110 g keju mozzarella, disuwir
60 g jamur, diiris tipis
45 g tomat ceri, dibelah dua
8 g minyak zaitun
1 g oregano
1 g lada hitam
4 g daun basil
Metode
1. Buat adonan. Campurkan tepung terigu, air, ragi, dan garam dalam mangkuk. Aduk hingga tidak ada tepung kering yang tersisa, lalu uleni selama 6 hingga 8 menit sampai adonan halus, elastis, dan hanya sedikit lengket. Masukkan minyak zaitun pada menit terakhir hingga terserap sepenuhnya.
2. Istirahatkan adonan. Tutup dan istirahatkan pada suhu ruang selama 15 menit. Adonan seharusnya terasa lebih rileks dan memiliki struktur yang lembut serta mudah direntangkan.
3. Siapkan oven. Panaskan oven hingga 250°C dengan batu panggang atau baja panggang di dalamnya, jika digunakan. Biarkan setidaknya 20 menit agar panas terserap sempurna.
4. Bentuk dasar pizza. Di atas permukaan yang ditaburi sedikit tepung, rentangkan adonan menjadi bulatan 30 cm, dengan bagian tepi sedikit lebih tebal daripada bagian tengah. Adonan harus tetap lentur dan tipis merata tanpa robek.
5. Beri topping pada pizza. Pindahkan dasar pizza ke loyang atau pizza peel. Oleskan saus tomat secara merata, sisakan pinggiran sempit. Sebarkan mozzarella, lalu tata jamur dan tomat ceri di atas permukaan. Akhiri dengan minyak zaitun, oregano, dan lada hitam.
6. Panggang. Panggang selama 8 hingga 10 menit, sampai kerak kecokelatan di bagian tepi, dasar matang sempurna, dan mozzarella meleleh dengan bintik keemasan ringan. Tomat harus melunak tetapi tetap mempertahankan bentuknya; jamur harus empuk dan sedikit terpanggang.
7. Akhiri dengan basil. Keluarkan pizza dari oven dan taburkan basil di atas permukaan segera. Diamkan selama 1 menit sebelum dipotong agar keju mengendap dan strukturnya tetap kokoh.
Penataan dan penyajian
Sajikan pizza utuh, lalu potong menjadi irisan yang rapi. Kerak harus tetap ringan di bagian tengah dengan tepi yang jelas dan berongga, sementara topping tetap terpisah dan tidak menyatu karena kelembapan berlebih. Sajikan panas, dengan basil yang masih segar warnanya dan keju yang baru saja set.
Catatan profesional
Jaga adonan tetap lembut; adonan yang terlalu kencang akan menghasilkan panggangan yang padat, bukan lentur.
Iris jamur tipis-tipis agar cepat matang dan tidak mengeluarkan terlalu banyak cairan.
Tambahkan basil hanya setelah dipanggang untuk menjaga aroma dan warnanya.