Fakta Nutrisi
Per sajian 55g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.9g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.8g
Lemak Jenuh4.2g
Lemak Trans0.1g
Serat2.0g
Pati13.0g
Gula2.0g
Protein Hewani16.0g
Protein Nabati4.0g
Tentang
Snack bar kemasan tinggi protein dengan kalori sedang, gula relatif rendah, serta perpaduan sumber protein dari susu dan kedelai.
Barebells Creamy Crisp Protein Bar
Catatan pembuka
Batang ini dibangun untuk kontras: matriks yang lembut dan creamy dipadukan dengan bagian dalam yang renyah serta akhir cokelat yang bersih. Strukturnya disengaja, dengan tingkat manis yang ditahan dan badan protein yang dijaga tetap halus, bukan bertekstur kapur. Ini dirancang untuk dinikmati sebagai konfeksi yang utuh, bukan sebagai kompromi.
Inti resep
Kategori hidangan: Protein bar
Masakan atau asal: Konfeksi kontemporer
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 batang
Ukuran saji: 55 g
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 30 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Mangkuk pencampur kecil
Mangkuk tahan panas
Panci kecil
Spatula silikon
Saringan halus
Timbangan digital
Cetakan batang 55 g atau cetakan persegi panjang kecil yang dialasi
Kertas roti
Kulkas
Bahan
Dasar protein
12 g protein susu
6 g hidrolisat kolagen
5 g isolat protein kedelai
4 g konsentrat protein whey
4 g polidekstrosa
2 g pemanis
2 g gliserol
1 g garam
2 g perisa alami
Bagian tengah renyah
3 g beras renyah
2 g tepung terigu
2 g minyak bunga matahari
Lapisan cokelat
3 g minyak inti sawit
4 g cocoa butter
2 g cocoa mass
1 g lesitin pengemulsi
Metode
1. Alasi cetakan persegi panjang kecil atau cetakan batang dengan kertas roti. Sisihkan. Cetakan harus dapat menampung batang jadi seberat 55 g dengan bentuk yang rapi dan kompak.
2. Dalam mangkuk kecil, campurkan protein susu, hidrolisat kolagen, isolat protein kedelai, konsentrat protein whey, polidekstrosa, pemanis, dan garam. Ayak atau kocok rata selama 1 menit hingga campuran seragam dan bebas dari gumpalan yang terlihat.
3. Tambahkan gliserol dan perisa alami ke campuran kering. Aduk dengan spatula selama 1 hingga 2 menit sampai adonan mulai menyatu dan menjadi halus, padat, dan sedikit mengilap.
4. Dalam mangkuk terpisah, campurkan beras renyah, tepung terigu, dan minyak bunga matahari. Aduk perlahan sampai butirannya terlapisi tipis dan campuran menyatu tanpa menjadi basah. Lipat campuran renyah ini ke dalam dasar protein, secukupnya saja agar tersebar merata sambil mempertahankan struktur renyahnya.
5. Tekan campuran batang dengan kuat ke dalam cetakan yang sudah disiapkan. Padatkan per lapis agar permukaannya rata dan bagian dalamnya rapat, tanpa kantong udara. Dinginkan selama 10 menit, sampai batang cukup kokoh untuk dilepas dari cetakan dengan rapi.
6. Dalam mangkuk tahan panas yang diletakkan di atas air yang nyaris mendidih kecil, lelehkan minyak inti sawit, cocoa butter, cocoa mass, dan lesitin pengemulsi bersama-sama sambil diaduk hingga benar-benar halus dan cair. Lapisan harus mengilap dan sepenuhnya homogen, tanpa bintik cocoa mass yang terlihat.
7. Keluarkan batang dingin dari cetakan dan letakkan di atas nampan yang dialasi kertas roti. Tuang atau sendokkan lapisan cokelat di atas batang dalam lapisan tipis dan merata, balik jika perlu untuk melapisi bagian atas dan sisi-sisinya. Lapisan harus mengeras dengan hasil akhir yang bersih seperti satin dan cangkang tipis yang renyah.
8. Dinginkan selama 5 hingga 8 menit, hanya sampai lapisan mengeras dan batang terasa kokoh di bagian tengah. Sajikan saat bagian luarnya kering saat disentuh dan bagian dalamnya memberi sedikit tekanan dengan gigitan yang padat dan creamy.
Penataan dan penyajian
Letakkan batang di tengah piring sempit atau papan kecil yang dialasi kertas roti. Jaga presentasi tetap sederhana dan presisi, sehingga lapisan mengilap dan profil renyahnya terlihat jelas. Sajikan sedikit dingin untuk kontras tekstur yang paling bersih.
Catatan profesional
Campuran protein hanya boleh diolah sampai menyatu; pengadukan berlebihan akan membuat teksturnya lebih kencang dan mengurangi hasil akhir.
Beras renyah harus dilipat masuk pada saat terakhir untuk mempertahankan kerenyahannya.
Lapisan harus tetap cair tetapi tidak panas; panas berlebih akan menipiskan cangkang dan melemahkan hasil setnya.