Beranda / world / Eropa / Swedia / Barebells-Style Cocoa Protein Bar

Barebells-Style Cocoa Protein Bar

Barebells-Style Cocoa Protein Bar
0 pengguna menyukai makanan ini | 0 pengguna menyimpan makanan ini

Fakta Nutrisi

Per sajian 55g

% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal

Kalori 200 kcal
10% DV
Total Lemak 7.0g
11% DV
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.6g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.8g
Lemak Jenuh3.5g
Lemak Trans0.1g
Total Karbohidrat 18.0g
6% DV
Serat3.0g
Pati13.0g
Gula2.0g
Protein 20.0g
40% DV
Protein Hewani16.0g
Protein Nabati4.0g

Tentang

Protein bar ala Barebells ini berbobot sekitar 55 g, tinggi protein dengan karbohidrat dan lemak dalam jumlah sedang serta serat yang relatif rendah.

Bahan-bahan

Vitamin & Mineral

Vitamin

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kolin18.0mg3%
Vitamin A40.0mcg4%
Vitamin B10.1mg4%
Vitamin B120.3mcg13%
Vitamin B20.2mg15%
Niasin0.6mg4%
Asam Pantotenat0.4mg8%
Vitamin B60.1mg3%
Biotin1.5mcg5%
Folat8.0mcg2%
Vitamin D0.5mcg3%
Vitamin E0.4mg3%
Vitamin K1.0mcg1%

Mineral

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kalsium140.0mg14%
Tembaga90.0mcg10%
Zat Besi1.2mg7%
Magnesium25.0mg6%
Fosfor120.0mg17%
Kalium170.0mg4%
Selenium6.0mcg11%
Natrium180.0mg8%
Seng0.8mg7%

Protein Bar Kakao Gaya Barebells

Catatan pembuka



Bar ini dibuat untuk struktur yang rapi: matriks protein yang padat namun lembut, kedalaman kakao yang tertahan, dan hasil akhir yang tetap halus alih-alih rapuh. Resep ini dirancang untuk meniru karakter protein bar modern sambil mempertahankan presisi tekstur dan keseimbangan. Hasilnya harus dapat dipotong dengan rapi, mempertahankan bentuknya, dan terasa padat saat digigit tanpa menjadi kering.

Inti resep



  • Kategori hidangan: Protein bar

  • Masakan atau asal: Kembang gula kontemporer

  • Jenis sajian: Camilan

  • Hasil: 1 bar

  • Ukuran porsi: 55 g

  • Waktu persiapan: 15 menit

  • Waktu memasak: 5 menit

  • Total waktu: 2 jam 20 menit

  • Tingkat kesulitan: Menengah


  • Peralatan



  • Mangkuk kecil tahan panas

  • Panci kecil

  • Timbangan digital

  • Spatula silikon

  • Cetakan bar 55 g atau cetakan persegi panjang kecil yang dialasi

  • Kertas roti

  • Kulkas


  • Bahan



    Basis protein


  • 16 g protein susu

  • 6 g hidrolisat kolagen

  • 7 g pemanis

  • 3 g susu bubuk full cream

  • 4 g isolat protein kedelai

  • 4 g polidekstrosa

  • 1 g garam

  • 1 g pengemulsi


  • Fase lemak dan pengikat


  • 5 g cocoa butter

  • 2 g minyak bunga matahari

  • 4 g gliserol

  • 2 g perisa


  • Fase kakao


  • 1 g massa kakao


  • Metode



  • 1. Alasi cetakan dengan kertas roti, sisakan bagian yang menjuntai secukupnya agar bar dapat diangkat dengan rapi. Cetakan harus kering dan berbentuk tegas agar bar jadi mengeras dengan sudut-sudut yang tajam.


  • 2. Campurkan protein susu, hidrolisat kolagen, pemanis, susu bubuk full cream, isolat protein kedelai, polidekstrosa, garam, dan pengemulsi dalam mangkuk kecil. Aduk dengan whisk secara menyeluruh selama 30 detik hingga campuran kering merata dan bebas dari gumpalan yang terlihat.


  • 3. Letakkan cocoa butter dalam panci kecil di atas api sangat kecil dan panaskan hanya sampai meleleh, sekitar 2 menit. Angkat dari api lalu aduk minyak bunga matahari, gliserol, perisa, dan massa kakao hingga halus dan mengilap.


  • 4. Tuang fase lemak hangat ke dalam campuran kering. Aduk balik dengan spatula selama 1 hingga 2 menit sampai adonan menjadi lembap merata dan mulai menyatu menjadi pasta yang padat dan lentur. Teksturnya harus padu, tidak berderai, dan tetap menyatu saat ditekan.


  • 5. Pindahkan campuran ke cetakan yang sudah disiapkan. Tekan dengan kuat dan merata ke semua sudut, padatkan permukaannya hingga halus dan kompak. Bar yang terbentuk dengan baik harus terasa padat dan sedikit lenting saat ditekan.


  • 6. Dinginkan selama 2 jam, atau sampai benar-benar set dan terasa kokoh saat disentuh. Bar harus dapat dilepas dari cetakan dengan rapi dan dipotong tanpa belepotan.


  • Penataan dan penyajian



    Keluarkan bar dari cetakan dan letakkan di atas piring sempit atau bungkus sederhana untuk penyajian. Sajikan utuh untuk tampilan yang bersih dan arsitektural, atau potong menjadi beberapa bagian rapi dengan pisau tajam. Permukaannya harus tetap halus, tepinya tegas, dan bagian dalamnya kompak dengan tekstur kunyah yang lembut.

    Catatan profesional



  • Pemadatan sangat menentukan di sini: tekanan yang kurang akan membuat bar terasa berpasir dan rapuh.

  • Fase lemak harus cukup hangat agar terdispersi merata, tetapi jangan sampai terlalu panas hingga membuat protein menggumpal.

  • Jika bar jadi terasa lembek setelah didinginkan, perpanjang waktu set hingga bagian tengahnya kokoh dan gigitan terasa rapi.
  • Bebas glutenSeimbang
    Unduh di App Store