Fakta Nutrisi
Per sajian 55g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.1g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.6g
Lemak Jenuh4.2g
Lemak Trans0.1g
Serat2.0g
Pati12.2g
Gula1.8g
Protein Hewani17.0g
Protein Nabati3.0g
Tentang
Snack bar protein bermerek dengan protein tinggi, karbohidrat sedang, gula relatif rendah, dan lemak sedang. Cocok sebagai camilan protein praktis, bukan pengganti makanan utuh.
Barebells Creamy Crisp Protein Bar
Catatan pembuka
Bar ini dibangun untuk kontras: karamel protein yang lentur, bagian tengah yang renyah, dan lapisan akhir cokelat yang bersih. Strukturnya terkontrol alih-alih manis berlebihan, dengan setiap elemen berperan untuk tekstur dan keseimbangan. Hasil akhirnya harus terasa seperti konfeksi yang ringkas, padat pada gigitan pertama, lalu melunak menjadi inti yang creamy dan sedikit kenyal.
Inti resep
Kategori hidangan: Bar konfeksi protein
Masakan atau asal: Kontemporer dengan inspirasi Nordik
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 bar
Ukuran porsi: 55 g
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 8 menit
Total waktu: 45 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Timbangan digital
Panci kecil
Spatula tahan panas
Mangkuk kecil
Cetakan bar 55 g atau cetakan persegi panjang kecil yang dialasi
Loyang
Kulkas
Saringan halus
Bahan
Isian protein
16 g protein susu
6 g hidrolisat kolagen
4 g protein kedelai
3 g susu bubuk full cream
2 g pemanis
2 g gliserol
2 g isomalto-oligosakarida
1 g garam
2 g perisa
Bagian tengah renyah
4 g tepung terigu
3 g isomalto-oligosakarida
3 g minyak bunga matahari
2 g bubuk kakao rendah lemak
1 g emulsifier
Lapisan cokelat
3 g cocoa butter
1 g cocoa mass
1 g minyak inti sawit
1 g susu bubuk full cream
1 g pemanis
1 g bubuk kakao rendah lemak
1 g emulsifier
1 g perisa
Metode
1. Siapkan bagian tengah yang renyah. Campurkan tepung terigu, isomalto-oligosakarida, minyak bunga matahari, bubuk kakao rendah lemak, dan emulsifier dalam mangkuk kecil. Aduk hingga lembap merata dan bertekstur seperti pasir. Ratakan dalam lapisan tipis di atas loyang kecil lalu panggang pada 160°C selama 6 hingga 8 menit, aduk sekali di pertengahan waktu, sampai kering, renyah, dan sedikit terpanggang. Dinginkan sepenuhnya; teksturnya harus rapuh, bukan lembek.
2. Buat isian protein. Dalam mangkuk, campurkan protein susu, hidrolisat kolagen, protein kedelai, susu bubuk full cream, pemanis, gliserol, isomalto-oligosakarida, garam, dan perisa. Aduk rata hingga adonan menjadi menyatu dan halus. Adonan harus dapat menyatu saat ditekan dan terasa lentur, tanpa sisa bubuk kering.
3. Bentuk bar. Tekan setengah isian protein ke dalam cetakan dalam lapisan yang rata. Taburkan bagian tengah renyah yang sudah dingin di atasnya, sisakan tepi sempit di sekelilingnya. Tutup dengan sisa isian protein lalu tekan kuat untuk merekatkan. Permukaannya harus rata dan padat.
4. Dinginkan. Simpan bar dalam cetakan di kulkas selama 20 menit, hingga cukup kokoh untuk dilepas dari cetakan dengan rapi tanpa berubah bentuk.
5. Siapkan lapisan. Lelehkan cocoa butter, cocoa mass, minyak inti sawit, susu bubuk full cream, pemanis, bubuk kakao rendah lemak, emulsifier, dan perisa bersama-sama dengan api kecil sambil diaduk hingga halus dan mengilap. Lapisan harus cair, seragam, dan bebas dari butiran.
6. Lapisi bar. Keluarkan bar dingin dari cetakan dan letakkan di atas rak atau loyang. Tuang atau oleskan lapisan secara merata ke seluruh permukaan, balik sekali bila perlu untuk melapisi semua sisi. Biarkan kelebihannya turun. Hasil akhirnya harus tipis dan rata, dengan tepi yang bersih.
7. Set. Kembalikan bar yang sudah dilapisi ke kulkas selama 10 hingga 12 menit, sampai lapisan benar-benar set dan bar terasa kokoh seluruhnya.
Penyajian dan penyuguhan
Sajikan bar dalam keadaan dingin atau pada suhu ruang yang sejuk. Sajikan utuh di atas piring sempit atau potong rapi secara diagonal untuk menampilkan bagian tengah yang renyah. Hasil akhirnya harus mengilap, tepinya rapi, dan bagian dalamnya tampak berlapis jelas.
Catatan profesional
Bagian tengah yang renyah harus benar-benar dingin sebelum perakitan; sisa panas akan melunakkan strukturnya.
Tekan isian dengan mantap: kompresi yang kurang akan menghasilkan bar yang rapuh, sedangkan penanganan berlebihan dapat membuatnya terlalu padat.
Lapisan harus tetap tipis. Cangkang yang tebal akan menutupi kontras yang diinginkan pada bar ini dan membuat hasil akhirnya terasa kurang rapi.
Social
What people on Instagram say.