Fakta Nutrisi
Per sajian 330g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda1.1g
Lemak Jenuh0.8g
Lemak Trans0.1g
Serat3.0g
Pati22.2g
Gula1.8g
Protein Hewani11.0g
Protein Nabati7.0g
Oatmeal Protein Cokelat Pahit
Catatan pengantar
Ini adalah oatmeal yang disiplin: ringan, lugas, dan sangat memuaskan. Rasa pahitnya terasa seperti kakao hitam tanpa tambahan kakao, sementara whey memberi mangkuk ini kekayaan rasa yang halus dan hasil akhir yang lebih padat serta lebih rapi. Hidangan ini dibuat untuk kejernihan tekstur dan keseimbangan, bukan kemanisan.
Dasar resep
Kategori hidangan: Sereal panas
Masakan atau asal: Kontemporer
Jenis sajian: Sarapan
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 330 g
Waktu persiapan: 2 menit
Waktu memasak: 8 menit
Total waktu: 10 menit
Tingkat kesulitan: Mudah
Peralatan
Panci kecil
Pengocok kawat
Sendok tahan panas
Mangkuk saji
Bahan-bahan
250 g air
50 g rolled oats
30 g bubuk protein whey
Metode
1. Masukkan air ke dalam panci kecil dan panaskan hingga mendidih kecil di atas api sedang, sekitar 95°C. Permukaannya harus bergetar, bukan mendidih kuat.
2. Tambahkan rolled oats dan aduk sekali agar tersebar merata. Kecilkan api ke rendah dan masak selama 5 menit, aduk setiap 30 detik, sampai oat mengembang, lembut, dan cairannya mengental.
3. Angkat panci dari api dan diamkan selama 1 menit. Jeda singkat ini menstabilkan tekstur dan mencegah protein mengencang terlalu mendadak.
4. Tambahkan bubuk protein whey dalam aliran tipis sambil terus dikocok selama 30 hingga 45 detik. Oatmeal harus menjadi halus, mengilap, dan sedikit lebih padat, tanpa bagian kering yang tersisa.
5. Kembalikan panci ke api paling kecil selama 30 detik saja jika perlu untuk mengembalikan kehangatannya. Jangan sampai mendidih. Oatmeal yang selesai harus bisa disendok, menyatu, dan lembut seperti beludru, dengan sentuhan pahit yang tertahan.
Penyajian dan penyuguhan
Sendokkan oatmeal ke dalam mangkuk hangat dan ratakan permukaannya secara ringan dengan bagian belakang sendok. Sajikan segera saat teksturnya masih cair namun tetap mantap, dengan hasil akhir yang bersih dan gelap.
Catatan profesional
Tambahkan protein saat panci sudah diangkat dari api; perebusan langsung akan mengurangi mutu tekstur dan membuat isi mangkuk menjadi berbutir. Kekentalan akhir harus tebal tetapi tidak kaku, mempertahankan bentuknya sebentar sebelum melunak di dalam mangkuk.