Fakta Nutrisi
Per sajian 345g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal10.4g
Lemak Tak Jenuh Ganda4.3g
Lemak Jenuh2.9g
Lemak Trans0.1g
Serat4.8g
Pati14.8g
Gula1.8g
Protein Hewani18.6g
Protein Campuran / Olahan0.2g
Protein Nabati4.7g
Tentang
Menu tinggi protein dengan salmon sebagai bahan utama, karbohidrat sedang dari soba, dan kembang kol yang rendah kalori. Hidangan ini kaya lemak omega-3, vitamin B, selenium, dan kalium.
Salmon Panggang Cepat dengan Paprika, Buckwheat, dan Kembang Kol
Catatan pembuka
Ini adalah hidangan dengan kontras yang bersih: kekayaan rasa salmon, kekokohan earthy dari buckwheat, dan manis lembut dari kembang kol. Jika dipanggang cepat dengan benar, ikan tetap lembut di bawah lapisan bumbu, sementara biji-bijian dan sayuran memberi struktur dan kesederhanaan pada hidangan. Ini adalah sajian modern yang tertata, dibangun atas presisi alih-alih hiasan.
Inti resep
Kategori hidangan: Hidangan utama
Masakan atau asal: Eropa Kontemporer
Jenis sajian: Makan siang atau makan malam
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 345 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 20 menit
Total waktu: 35 menit
Tingkat kesulitan: Sedang
Peralatan
Panci sedang
Saringan halus
Wajan sauté besar
Nampan kecil atau piring untuk mengistirahatkan salmon
Pisau tajam
Talenan
Spatula ikan atau spatula tipis
Bahan-bahan
Salmon, dengan kulit: 120 g
Buckwheat groats: 45 g
Kuntum kembang kol: 140 g
Minyak zaitun: 15 g
Lada hitam, baru digiling: 1 g
Metode
1. Masukkan buckwheat ke dalam saringan dan bilas sebentar di bawah air dingin hingga airnya jernih. Pindahkan ke panci bersama 90 g air dan didihkan dengan api besar. Kecilkan api, tutup, dan masak selama 12 menit, hingga biji-bijiannya empuk tetapi masih terpisah jelas dan airnya terserap. Angkat dari api dan diamkan, tetap tertutup, selama 5 menit.
2. Sementara buckwheat dimasak, potong kembang kol menjadi kuntum kecil yang seragam. Masukkan ke dalam wajan bersama 5 g minyak zaitun dan 20 g air. Tutup dan masak dengan api sedang selama 6 hingga 7 menit, sambil menggoyangkan wajan sekali atau dua kali, hingga kuntumnya baru saja empuk dan airnya menguap. Buka tutupnya dan lanjutkan memasak selama 1 menit lagi jika perlu agar permukaan kembang kol kering dan sedikit mengilap.
3. Tepuk-tepuk salmon hingga kering. Bumbui kedua sisinya dengan lada hitam. Panaskan sisa 10 g minyak zaitun dalam wajan sauté besar di atas api sedang-besar hingga minyak tampak berkilau. Letakkan salmon dengan sisi kulit di bawah dan tekan perlahan selama 10 detik pertama agar kulit tetap rata. Masak selama 4 menit, hingga kulitnya renyah dan ikan matang sekitar dua pertiga tinggi sisinya.
4. Balik salmon dan masak selama 1 hingga 2 menit pada sisi kedua, hanya sampai dagingnya nyaris buram di bagian tengah dan mudah terurai menjadi serpihan yang rapi. Pindahkan ke nampan dan istirahatkan selama 2 menit.
5. Aduk ringan buckwheat dengan garpu. Campurkan kembang kol dengan hati-hati agar biji-bijiannya tetap terpisah dan sayurannya tetap utuh. Campuran harus hangat, kering, dan terlapisi tipis oleh sari masakan dari wajan serta minyak, bukan basah.
Penataan dan penyajian
Tata buckwheat dan kembang kol dalam gundukan rendah yang padat, sedikit di luar tengah piring. Letakkan salmon bersandar padanya dengan kulit renyah tetap terlihat. Akhiri dengan satu gilingan lada hitam lagi. Sajian harus terbaca seimbang dan presisi: biji-bijian yang kokoh, sayuran yang lembut, dan salmon dengan bagian luar renyah serta bagian tengah yang lembap.
Catatan profesional
Jaga kembang kol tetap kering di akhir; kelembapan berlebih akan mengurangi ketegasan sajian. Jangan memasak salmon terlalu lama: bagian tengahnya harus tetap sedikit translusen saat diangkat dari wajan, lalu selesai matang perlahan saat diistirahatkan. Buckwheat harus tetap terpisah, tidak mengembang berlebihan atau seperti bubur.