Fakta Nutrisi
Per sajian 95g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal5.6g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.8g
Lemak Jenuh9.4g
Lemak Trans0.4g
Serat0.6g
Pati21.1g
Gula39.8g
Protein Hewani1.1g
Protein Nabati2.1g
Kue Gula Berlapis Glasir dengan Royal Icing
Catatan pembuka
Kue gula berlapis glasir yang baik harus lembut di bagian tengah, rapi di bagian tepi, dan diselesaikan dengan icing yang mengeras menjadi lapisan halus mengilap. Adonannya sederhana dan kaya mentega, dengan struktur yang cukup untuk mempertahankan bentuk yang tegas serta kelembutan yang cukup untuk lumer bersih di lidah. Dekorasi harus terasa disengaja, tidak berlebihan.
Inti resep
Kategori hidangan: Kue manis
Masakan atau asal: Pastri Barat klasik
Jenis sajian: Hidangan penutup
Hasil: 8 kue
Ukuran saji: 1 kue, sekitar 95 g
Waktu persiapan: 25 menit
Waktu memasak: 12 menit
Total waktu: 1 jam 7 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Mangkuk adonan
Stand mixer atau hand mixer
Penggilas adonan
Loyang panggang
Kertas roti
Rak kawat
Kantong piping kecil atau kerucut kertas
Saringan halus
Bahan-bahan
Adonan kue gula
Tepung terigu 180 g
Baking powder 4 g
Garam 2 g
Mentega, dilunakkan 90 g
Gula 70 g
Telur 25 g
Ekstrak vanila 4 g
Royal icing
Gula bubuk 120 g
Sirup jagung 12 g
Susu 10 g
Air 8 g
Ekstrak vanila 2 g
Pewarna makanan 2 g
Dekorasi kakao
Kakao 3 g
Air 3 g
Metode
1. Panaskan oven hingga 175°C. Lapisi loyang dengan kertas roti.
2. Ayak tepung terigu, baking powder, dan garam bersama-sama. Ini memastikan adonan merata dan mencegah kantong bahan pengembang.
3. Dalam mangkuk terpisah, kocok mentega dan gula selama 2 hingga 3 menit sampai pucat, halus, dan berudara. Campuran harus tampak lebih terang warnanya dan membentuk jejak lembut.
4. Tambahkan telur dan ekstrak vanila, lalu aduk hanya sampai tercampur sempurna. Keruk sisi mangkuk sekali agar adonan tetap seragam.
5. Tambahkan bahan kering dan aduk hanya sampai adonan menyatu dan tidak ada tepung kering yang tersisa. Adonan harus lembut tetapi tidak lengket.
6. Gilas adonan di antara dua lembar kertas roti hingga ketebalan 6 mm. Dinginkan selama 15 menit sampai cukup kokoh untuk dipotong dengan rapi.
7. Potong adonan menjadi bentuk-bentuk rapi dan letakkan di atas loyang yang sudah disiapkan dengan sedikit jarak di antara tiap potong. Panggang selama 10 hingga 12 menit, sampai tepinya matang dan bagian tengahnya tetap pucat dengan hanya sedikit rona keemasan di bagian bawah.
8. Dinginkan kue di atas loyang selama 5 menit, lalu pindahkan ke rak kawat dan dinginkan sepenuhnya. Permukaan harus benar-benar dingin sebelum diberi icing.
9. Untuk icing, ayak gula bubuk ke dalam mangkuk. Tambahkan sirup jagung, susu, air, dan ekstrak vanila, lalu aduk sampai halus dan mengilap. Bagi dan beri warna dengan pewarna makanan sesuai keinginan. Icing harus mengalir perlahan dari sendok dan merata menjadi garis halus dalam beberapa detik.
10. Campur kakao dengan air hingga menjadi pasta halus. Gunakan untuk aksen dekoratif yang halus.
11. Sendokkan atau semprotkan icing di atas kue yang sudah dingin dalam lapisan yang terkontrol. Tambahkan dekorasi kakao saat icing masih lembut, lalu diamkan permukaannya sampai mengeras, sekitar 30 hingga 40 menit.
Penataan dan penyajian
Susun kue dalam satu lapisan atau di atas piring saji dangkal, dengan dekorasi tetap terlihat dan rapi. Sajikan pada suhu ruang, saat kue tetap lembut dan icing memiliki hasil akhir yang renyah dan mengilap.
Catatan profesional
Gilas adonan secara merata; ketebalan yang tidak seragam adalah penyebab utama warna dan tekstur yang tidak merata.
Jangan terlalu lama mengolah adonan setelah tepung ditambahkan, atau kue akan kehilangan remah halusnya.
Icing hanya boleh diaplikasikan pada kue yang benar-benar dingin, atau permukaannya akan kusam dan dekorasinya akan melebar.