Fakta Nutrisi
Per sajian 365g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal22.4g
Lemak Tak Jenuh Ganda10.8g
Lemak Jenuh7.1g
Lemak Trans0.1g
Serat3.9g
Pati4.6g
Gula16.2g
Protein Hewani35.2g
Protein Nabati1.6g
Tentang
Salad berbahan dasar salmon dengan sayuran hijau dan glasir teriyaki manis-gurih. Hidangan ini tinggi protein dan lemak, dengan karbohidrat sedang yang terutama berasal dari saus serta sedikit sayuran.
Salad Salmon Teriyaki dengan Wijen, Cabai, dan Lemon
Catatan pembuka
Salad ini dibangun di atas kontras: salmon berlapis glasir, daun hijau bercita rasa pedas, sitrus yang cerah, dan rasa pedas yang tertahan sehingga mengangkat, bukan mendominasi. Glasir teriyaki memberi kedalaman dan kilap pada ikan, sementara wijen dan kecap asin menajamkan akhir rasanya dengan presisi yang tenang. Ini adalah hidangan tersusun, ringan dalam struktur tetapi lengkap dalam rasa.
Inti resep
Kategori hidangan: Salad
Masakan atau asal: Kontemporer terinspirasi Asia
Jenis sajian: Hidangan utama
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 365 g
Waktu persiapan: 12 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 22 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Wajan berat atau sauté pan
Mangkuk kecil
Microplane atau parutan halus
Pisau tajam
Talenan
Penjepit
Piring saji
Bahan
Salmon dan glasir
180 g fillet salmon, kulit dibuang jika diinginkan
35 g saus teriyaki
8 g kecap asin
6 g minyak wijen
Salad
90 g arugula
18 g daun bawang, iris tipis
8 g daun ketumbar
12 g lemon, parutan kulit halus dan airnya
6 g cabai merah, iris tipis
6 g biji wijen
Cara membuat
1. Tepuk-tepuk salmon hingga kering lalu letakkan dalam mangkuk kecil bersama saus teriyaki, kecap asin, dan minyak wijen. Balik ikan perlahan agar seluruh sisinya terlapisi, lalu diamkan selama 5 menit sementara Anda menyiapkan salad; permukaannya harus tampak terlapisi glasir secara merata, bukan tergenang.
2. Campurkan arugula, daun bawang, daun ketumbar, parutan kulit lemon, air lemon, dan cabai merah dalam mangkuk pencampur. Aduk ringan selama 10 hingga 15 detik, hanya sampai daun-daunnya terlapisi tipis dan aroma lemonnya terangkat.
3. Panaskan wajan berat di atas api sedang-besar selama 2 menit. Masukkan salmon dan masak selama 3 menit pada sisi pertama, lalu balik dan masak lagi 2 hingga 3 menit, sambil sekali menyiramkan glasir dari wajan ke atasnya. Salmon harus tampak mengilap, sedikit terkaramelisasi di bagian tepi, dan bagian tengahnya masih sedikit empuk saat ditekan.
4. Pindahkan salmon ke talenan dan diamkan selama 2 menit. Dagingnya harus menetap dan tetap lembap, dengan serpihan yang rapi dan lembut.
5. Masukkan biji wijen ke dalam wajan yang masih hangat dan sangrai selama 20 hingga 30 detik, sambil menggoyangkan wajan sampai aromanya harum seperti kacang dan mulai sedikit berubah warna.
6. Tata salad yang sudah dibumbui di atas piring saji. Letakkan salmon di atas atau di samping daun hijau dalam susunan rapi, lalu sendokkan sisa glasir dari wajan ke atas ikan. Akhiri dengan taburan biji wijen sangrai secara merata di seluruh piring.
Penataan dan penyajian
Sajikan salmon hangat dengan daun hijau yang ditata berkumpul, bukan dipadatkan, agar lemon dan cabai tetap terasa cerah. Tampilan piring harus terasa seimbang dan disengaja: ikan yang mengilap, herba yang hidup, dan akhir rasa yang bersih serta harum.
Catatan profesional
Jaga glasir salmon tetap tipis; saus berlebih akan menggelap sebelum ikan matang dengan semestinya.
Bumbui arugula pada saat terakhir agar tetap renyah dan tegas.
Sangrai biji wijen sebentar saja; begitu warnanya menjadi terlalu gelap, kelembutannya akan hilang.