Fakta Nutrisi
Per sajian 40g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal1.7g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.7g
Lemak Jenuh2.5g
Lemak Trans0.1g
Serat4.0g
Pati8.0g
Gula2.0g
Protein Hewani13.0g
ICONFIT Push Soft Toffee Protein Bar
Catatan pengantar
Bar ini dirancang untuk menghasilkan tekstur kunyah yang bersih dan lentur dengan profil toffee yang langsung terasa, ditopang oleh protein susu dan kolagen, lalu dibulatkan dengan cocoa butter dan sentuhan akhir garam yang terukur. Teksturnya harus padat namun tetap empuk, tidak pernah rapuh, dengan kelembapan yang cukup sehingga terasa lembut, bukan berkapur. Presisi sangat penting di sini: keseimbangan humektan, lemak, dan protein menentukan apakah bar dapat dipotong rapi atau justru ambruk menjadi pasta.
Inti resep
Kategori hidangan: Protein bar
Masakan atau asal: Kembang gula fungsional modern
Jenis sajian: Camilan
Hasil: 1 bar
Ukuran porsi: 40 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 5 menit
Total waktu: 20 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Timbangan digital
Mangkuk kecil tahan panas
Panci kecil
Spatula silikon
Cetakan loaf mini atau cetakan bar, kapasitas 40 g
Kertas roti
Spatula offset kecil atau sendok
Kulkas
Bahan
Protein susu, 11 g
Kolagen, 3 g
Polydextrose, 8 g
Isomalto-oligosaccharide, 5 g
Pemanis, 1 g
Garam, 0.2 g
Air, 4 g
Gliserol, 3 g
Perisa toffee, 0.5 g
Cocoa butter, 2.5 g
Minyak bunga matahari, 1.8 g
Metode
1. Lapisi cetakan bar kecil dengan kertas roti, sisakan bagian yang cukup menjulur agar bar dapat diangkat dengan rapi. Sisihkan.
2. Dalam mangkuk kecil, campurkan protein susu, kolagen, polydextrose, isomalto-oligosaccharide, pemanis, dan garam. Aduk hingga benar-benar tercampur rata sampai bubuk seragam dan tidak ada lagi guratan pucat yang tersisa.
3. Dalam panci kecil, hangatkan air, gliserol, perisa toffee, cocoa butter, dan minyak bunga matahari di atas api kecil selama 2 hingga 3 menit sambil diaduk perlahan, hanya sampai cocoa butter meleleh sepenuhnya dan campuran menjadi halus serta mengilap. Jangan sampai mendidih.
4. Angkat panci dari api lalu tambahkan campuran kering dalam dua tahap, aduk dengan spatula silikon setiap kali penambahan. Kerjakan dengan mantap selama 1 hingga 2 menit sampai terbentuk pasta kental yang menyatu. Adonan harus lentur, sedikit lengket, dan hanya berbintik merata dari bahan alaminya, bukan karena bagian kering yang belum tercampur.
5. Pindahkan campuran ke cetakan yang sudah disiapkan. Tekan kuat dan merata hingga ke sudut-sudut, lalu ratakan permukaannya dengan spatula. Bagian atas harus rata dan padat, tanpa celah udara yang terlihat.
6. Dinginkan selama 10 hingga 12 menit, hanya sampai bar cukup set untuk dikeluarkan dari cetakan dengan rapi sambil tetap lembut saat digigit. Bar harus mampu mempertahankan bentuknya tanpa menjadi keras.
7. Angkat bar dari cetakan dan diamkan pada suhu ruang selama 2 menit sebelum disajikan. Ini mengembalikan tekstur kunyah lembut yang diinginkan dan membuat aroma toffee lebih jelas terlepas.
Penataan dan penyajian
Sajikan bar utuh atau potong rapi dengan sedikit diagonal. Tampilkan secara sederhana, dengan permukaan halus tetap utuh dan sisi potongan rapi, agar bagian dalam yang padat dan lembut langsung terlihat.
Catatan profesional
Campuran harus terhidrasi sepenuhnya sebelum dicetak; sisa bagian kering apa pun akan terasa berkapur pada bar jadi. Jaga panas tetap rendah dan terkontrol, karena panas berlebih akan mengencangkan protein dan merusak tekstur kunyah yang lembut. Tekstur akhir harus cukup kokoh untuk ditangani, namun tetap empuk saat digigit, dengan akhir rasa toffee yang bersih dan sentuhan garam yang tertahan.