Fakta Nutrisi
Per sajian 430g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal0.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.1g
Lemak Jenuh0.1g
Serat4.4g
Pati0.5g
Gula19.0g
Protein Nabati0.5g
Apel Poached dalam Air Jernih
Catatan pembuka
Ini adalah wujud apel yang paling tertahan: dilunakkan perlahan, diharumkan oleh daging buahnya sendiri, dan disajikan dalam kuah bening yang membawa kesegaran alih-alih kemanisan. Hidangan ini bergantung pada presisi, bukan hiasan; keanggunannya terletak pada kejernihan, suhu, dan titik tepat saat apel melunak tanpa hancur. Ini adalah persiapan yang sederhana, tetapi hanya pada tampilannya.
Dasar resep
Kategori hidangan: Olahan buah
Masakan atau asal: Kontemporer
Jenis sajian: Pencuci mulut atau penyegar ringan
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 430 g
Waktu persiapan: 5 menit
Waktu memasak: 12 menit
Total waktu: 17 menit
Tingkat kesulitan: Mudah
Peralatan
Panci kecil, 16 cm
Pisau pengupas
Talenan
Saringan halus
Mangkuk saji kecil
Bahan
Komponen utama
Apel, 180 g, dikupas, dibuang inti, dan dipotong menjadi irisan seragam
Air, 250 g
Metode
1. Masukkan air ke dalam panci dan panaskan hingga hampir mendidih di atas api sedang. Permukaannya harus bergetar lembut, tanpa mendidih bergolak.
2. Tambahkan irisan apel dalam satu lapisan. Kecilkan api menjadi rendah dan poach selama 10 hingga 12 menit, balik potongannya sekali di pertengahan waktu. Apel harus menjadi empuk di bagian tepi sambil tetap mempertahankan bentuk yang rapi dan sedikit kekencangan di bagian tengah.
3. Angkat panci dari api. Keluarkan apel dengan hati-hati dan saring cairan poaching melalui saringan halus ke dalam mangkuk bersih. Cairannya harus tetap jernih dan bebas dari ampas.
4. Kembalikan apel ke dalam cairan bening dan diamkan selama 2 menit. Ini menstabilkan suhu dan memungkinkan buah menyerap kuah tanpa semakin hancur.
Penataan dan penyajian
Susun irisan apel dengan rapi dalam mangkuk dangkal dan sendokkan air jernih di sekelilingnya. Sajikan hangat, dengan buah terendam dalam genangan cairan yang sederhana, teksturnya lembut tetapi tetap utuh.
Catatan profesional
Pilih apel dengan daging buah yang padat; kelembutan sejak awal akan membuatnya hancur. Jaga cairan poaching tetap di bawah titik didih setiap saat, atau buah akan pecah dan membuat kuah keruh. Apel yang selesai harus lentur di bagian tepi, terpotong rapi, dan harum oleh sarinya sendiri.