Fakta Nutrisi
Per sajian 95g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal2.7g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.6g
Lemak Jenuh1.8g
Lemak Trans0.1g
Serat0.3g
Pati8.1g
Gula0.2g
Protein Hewani18.0g
Protein Nabati0.2g
Tentang
Porsi sisa berukuran kecil ini tampak berisi gurita panggang dan sedikit nasi bawang putih, dengan minyak, mentega, dan bumbu sederhana. Protein utamanya berasal dari gurita, dengan karbohidrat dalam jumlah sedang dari nasi.
Gurita Panggang Gosong dengan Nasi Mentega Bawang Putih
Catatan pengantar
Hidangan ini dibangun di atas kontras: gurita harus empuk di bagian dalam, dengan jejak gosong panggangan yang bersih tanpa rasa pahit, sementara nasinya tetap harum, diperkaya ringan, dan butirannya terpisah. Ini adalah porsi kecil, tetapi bergantung pada disiplin di setiap tahap, dari tekstur gurita hingga kekeringan sisa-sisa nasi. Hasil akhirnya harus terasa disengaja, tertahan, dan utuh.
Hal-hal penting resep
Kategori hidangan: Porsi kecil
Masakan atau asal: Terinspirasi Mediterania
Jenis sajian: Hidangan pembuka
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 95 g
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu memasak: 35 menit
Waktu total: 50 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
Peralatan
Panci berat
Wajan kecil
Wajan grill atau wajan besi cor
Saringan halus
Penjepit
Mangkuk kecil untuk mencampur
Timbangan dapur
Bahan
Gurita
Gurita, sudah dibersihkan: 55 g
Garam: 1 g
Lada hitam: 0.2 g
Minyak zaitun: 4 g
Nasi mentega bawang putih
Beras putih, belum dimasak: 18 g
Bawang putih, cincang sangat halus: 3 g
Mentega: 6 g
Minyak zaitun: 3 g
Garam: 0.8 g
Lada hitam: 0.2 g
Air: 36 g
Metode
1. Bilas beras putih sebentar di bawah air dingin hingga air bilasannya tidak terlalu keruh, lalu tiriskan dengan baik. Ini menjaga butiran nasi matang tetap terpisah, bukan lengket.
2. Campurkan beras, air, dan garam dalam panci kecil. Didihkan perlahan di atas api sedang, lalu tutup dan kecilkan ke api paling rendah. Masak selama 12 menit tanpa diaduk, hingga air terserap dan butirannya empuk tetapi masih jelas terpisah.
3. Angkat panci dari api dan diamkan, tetap tertutup, selama 8 menit. Nasi akan menyelesaikan proses pengukusan hingga bertekstur lembut dan terpisah.
4. Sementara nasi didiamkan, hangatkan minyak zaitun dan mentega dalam wajan kecil di atas api kecil. Tambahkan bawang putih dan masak selama 1 hingga 2 menit, aduk terus, hingga harum dan berwarna keemasan pucat. Jangan sampai kecokelatan.
5. Aduk balik mentega bawang putih ke dalam nasi bersama lada hitam. Ratakan nasi tipis-tipis di dalam panci atau di atas nampan dan jaga tetap hangat. Tekstur akhirnya harus lembap, sedikit mengilap, dan mampu mempertahankan bentuknya dalam sisa-sisa kecil.
6. Tepuk-tepuk gurita hingga benar-benar kering. Bumbui dengan garam dan lada hitam, lalu lumuri tipis dengan minyak zaitun.
7. Panaskan wajan grill atau wajan besi cor di atas api besar hingga sangat panas. Panggang gurita selama 2 hingga 3 menit per sisi, balik sekali, hingga jejak panggangnya dalam dan pinggirannya sedikit renyah. Bagian dalamnya harus tetap empuk dan lentur, tidak pernah alot.
8. Diamkan gurita selama 2 menit, lalu potong menjadi bagian-bagian rapi jika perlu. Permukaannya harus gosong di beberapa titik, dengan aroma laut yang bersih dan tekstur gigitan yang padat namun tetap lembut.
Penataan dan penyajian
Letakkan sedikit nasi mentega bawang putih agak di luar titik tengah, biarkan beberapa butir tetap tersebar longgar di sekeliling dasarnya. Tata gurita panggang di atas dan di samping nasi agar permukaan yang gosong terlihat. Sajikan segera, dengan gurita panas dan nasi hangat, sehingga piring terasa seimbang antara asap, bawang putih, dan kekayaan rasa.
Catatan profesional
Gurita harus dikeringkan sebelum dipanggang; kelembapan di permukaan mencegah terbentuknya jejak gosong yang baik. Jaga bawang putih tetap pucat, atau hidangan akan menjadi pahit. Nasi harus terbaca sebagai sisa-sisa, bukan gundukan: sederhana, berbumbu, dan cukup kaya untuk menopang gurita tanpa menyainginya.