Fakta Nutrisi
Per sajian 301g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal27.5g
Lemak Tak Jenuh Ganda8.0g
Lemak Jenuh24.0g
Lemak Trans0.5g
Serat6.0g
Pati96.0g
Gula78.0g
Protein Hewani4.0g
Protein Nabati14.0g
Tentang
Roti pastry manis kemasan dengan lapisan glasir; tinggi karbohidrat olahan, gula tambahan, dan lemak, dengan protein sedang dan serat rendah.
Roti Madu
CATATAN PEMBUKA
Roti madu ini dibuat untuk kelembutan, kilap, dan rasa manis bersih yang tertinggal alih-alih mencolok. Adonannya diperkaya, dibumbui ringan, dan diselesaikan dengan glasir tipis yang meresap ke permukaan tanpa menutupi remahannya yang lembut. Jika dibuat dengan benar, hasilnya harus empuk seperti bantal, harum, dan sedikit lengket di bagian tepinya.
INFORMASI RESEP PENTING
Kategori hidangan: Roti manis beragi
Masakan atau asal: Gaya bakery Amerika
Jenis sajian: Sarapan, camilan, atau pencuci mulut
Hasil: 6 roti
Porsi saji: 1 roti
Waktu persiapan: 25 menit
Waktu memasak: 18 menit
Total waktu: 2 jam 10 menit
Tingkat kesulitan: Menengah
PERALATAN
Mixer berdiri dengan pengait adonan
Mangkuk aduk
Timbangan dapur
Penggilas adonan
Scraper adonan
Loyang panggang
Kertas roti
Panci kecil
Kuas pastry
Rak kawat
BAHAN-BAHAN
Adonan
Tepung terigu fortifikasi 180 g
Gula 22 g
Ragi instan 4 g
Garam 3 g
Kayu manis 2 g
Tepung kedelai 5 g
Bahan pengembang 2 g
Air 62 g
Sirup jagung 18 g
Madu 14 g
Minyak sawit 18 g
Minyak kedelai 8 g
Telur 18 g
Susu tanpa lemak 14 g
Whey 4 g
Emulsifier 2 g
Glasir
Gula 22 g
Sirup jagung 16 g
Madu 10 g
Air 12 g
Minyak sawit 6 g
CARA MEMBUAT
1. Campurkan tepung terigu fortifikasi, gula, ragi instan, garam, kayu manis, tepung kedelai, dan bahan pengembang ke dalam mangkuk mixer berdiri. Aduk sebentar agar bahan-bahan kering terdistribusi merata.
2. Tambahkan air, sirup jagung, madu, minyak sawit, minyak kedelai, telur, susu tanpa lemak, whey, dan emulsifier. Aduk dengan kecepatan rendah selama 3 menit, lalu dengan kecepatan sedang selama 6 hingga 8 menit, sampai adonan halus, menyatu, dan elastis dengan permukaan sedikit lengket.
3. Tutup mangkuk dan istirahatkan adonan pada suhu ruang selama 45 hingga 60 menit, sampai tampak mengembang dan lentur.
4. Pindahkan adonan ke permukaan yang ditaburi sedikit tepung lalu gilas menjadi persegi panjang berukuran kira-kira 20 x 28 sentimeter. Gulung dari sisi panjang menjadi silinder yang rapat, lalu potong menjadi 6 bagian sama besar.
5. Susun roti dengan sisi potongan menghadap ke bawah di atas loyang yang dialasi kertas roti, beri jarak di antaranya. Tutup dan diamkan untuk proofing selama 30 hingga 40 menit, sampai mengembang dan terasa ringan saat disentuh.
6. Panaskan oven hingga 180°C. Panggang selama 16 hingga 18 menit, sampai roti berwarna keemasan merata dan kembali sedikit saat ditekan di bagian tengah. Remahannya harus sudah set tetapi tetap lembut.
7. Sementara roti dipanggang, campurkan gula, sirup jagung, madu, air, dan minyak sawit dalam panci kecil. Hangatkan di atas api kecil selama 2 hingga 3 menit sambil diaduk sampai halus dan mengilap; jangan sampai mendidih.
8. Oleskan glasir hangat ke atas roti segera setelah keluar dari oven. Beri lapisan merata agar permukaannya berkilau dan glasir menempel tanpa menggenang. Dinginkan di atas rak kawat selama 10 menit sebelum disajikan.
PENYAJIAN DAN PENATAAN
Sajikan setiap roti utuh, dengan sambungan glasir terlihat atau dibalik ke bawah untuk tampilan yang lebih rapi. Hasil akhirnya harus mengilap, bagian luar lembut, dan bagian dalam empuk dengan remah halus, dengan kayu manis dan madu yang seimbang.
CATATAN PROFESIONAL
Tangani adonan dengan lembut setelah tercampur; penggunaan tepung berlebih akan membuat remah menjadi lebih padat. Glasir harus cukup hangat agar mengalir, tetapi jangan sampai terlalu panas hingga terlalu encer. Untuk tekstur paling baik, sajikan roti pada hari yang sama saat dibuat, ketika permukaannya sudah set dan bagian tengahnya tetap paling lembut.