Fakta Nutrisi
Per sajian 175g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal10.8g
Lemak Tak Jenuh Ganda3.6g
Lemak Jenuh8.2g
Lemak Trans0.3g
Serat3.0g
Pati29.0g
Gula3.0g
Protein Hewani12.8g
Protein Nabati5.7g
Tentang
Dua lembar roti panggang dengan telur yang dimasak di bagian tengah, kemungkinan ditumis di wajan dengan mentega dan sedikit minyak zaitun, lalu diberi herba dan bumbu. Proteinnya sedang, lemaknya relatif tinggi, dan karbohidratnya sedang.
Roti Panggang Telur di Tengah dengan Bumbu Wijen Bawang Putih dan Herba
Catatan pembuka
Ini adalah sarapan yang presisi dan memuaskan dengan kontras yang jelas: roti renyah, telur yang matang lembut, dan bumbu harum yang mengangkat seluruh hidangan tanpa membuatnya terasa berlebihan. Mentega dan minyak zaitun bekerja bersama untuk menghasilkan kecokelatan yang merata dan hasil akhir gurih yang bersih. Hasil akhirnya harus ringkas, seimbang, dan teksturnya sepenuhnya terkontrol.
Inti resep
Kategori hidangan: Roti panggang sarapan gurih
Masakan atau asal: Kontemporer terinspirasi Eropa
Jenis sajian: Sarapan atau makan siang ringan
Hasil: 1 porsi
Ukuran porsi: 175 g
Waktu persiapan: 5 menit
Waktu memasak: 8 menit
Total waktu: 13 menit
Tingkat kesulitan: Mudah
Peralatan
1 wajan kecil, 20 cm
1 cetakan bulat atau bibir gelas kecil, 6 cm
1 spatula
1 mangkuk kecil
1 garpu
Bahan
Roti tawar putih, 60 g, buang pinggirannya bila perlu untuk potongan bulat yang rapi
Telur, 50 g
Mentega, 10 g
Minyak zaitun, 5 g
Bawang putih, 3 g, diparut halus
Biji wijen, 4 g
Bumbu herba kering, 2 g
Garam, 1 g
Lada hitam, 1 g
Cara membuat
1. Potong lingkaran rapi dari bagian tengah roti, sisakan bingkai yang cukup kokoh di sekeliling lubang. Simpan potongan yang diambil; potongan ini akan dipanggang bersama roti.
2. Campurkan bawang putih, biji wijen, bumbu herba kering, garam, dan lada hitam dalam mangkuk kecil.
3. Letakkan wajan di atas api sedang lalu tambahkan mentega dan minyak zaitun. Saat mentega telah meleleh dan buihnya mereda, lemak harus tampak mengilap dan tersebar merata.
4. Letakkan roti di dalam wajan dan panggang selama 1 menit. Balik sekali lalu panggang sisi kedua selama 1 menit lagi, hingga permukaannya berwarna keemasan pucat dan bagian tepinya sedikit renyah.
5. Kembalikan roti ke sisi pertamanya bila perlu, lalu pecahkan telur ke dalam lubang di tengah. Bumbui telur tipis-tipis dengan sejumput campuran bumbu. Masak selama 2 hingga 3 menit, sampai putih telur baru saja set di bagian dasar dan tepinya, sementara kuning telur tetap lembut dan terlihat jelas.
6. Balik roti dan telur dengan hati-hati menggunakan spatula. Masak 1 menit lagi untuk kuning telur yang lembut set, atau 2 menit untuk bagian tengah yang lebih matang. Roti harus kecokelatan merata; putih telur harus buram dan lembut, bukan kenyal keras.
7. Taburkan sisa campuran bumbu di atas roti panggang dan potongan roti yang disisihkan. Diamkan di dalam wajan selama 20 detik agar bawang putih dan herba mengeluarkan aromanya dalam panas sisa, lalu segera angkat.
Penataan dan penyajian
Letakkan roti panggang sedikit di luar tengah di atas piring hangat dan tempatkan potongan roti di sampingnya. Sajikan segera, saat roti masih renyah, telur lembut, dan bumbunya tetap harum.
Catatan profesional
Gunakan api sedang sepanjang proses; api besar akan menghanguskan bawang putih sebelum roti berwarna dengan baik. Telur harus dimasak secukupnya agar bentuknya tetap terjaga, dengan tingkat kelembutan kuning telur sesuai preferensi Anda. Jaga bumbu tetap halus dan merata agar berfungsi sebagai sentuhan akhir, bukan lapisan kerak.