Fakta Nutrisi
Per sajian 250g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal0.7g
Lemak Tak Jenuh Ganda0.1g
Lemak Jenuh1.6g
Lemak Trans0.1g
Serat1.0g
Gula9.0g
Protein Hewani25.0g
Susu Protein Cokelat
Catatan pembuka
Ini adalah minuman cokelat yang tertahan namun berbobot nyata: dingin, halus, dan kaya secara tenang, dengan kedalaman kakao yang bersih dan tubuh susu yang bulat. Proteinnya menyatu alih-alih menonjol, memberi minuman tekstur yang mantap dan satiny dengan akhir yang tetap ringan. Minuman ini dirancang agar presisi, seimbang, dan sepenuhnya enak diminum.
Inti resep
Kategori hidangan: Minuman protein
Masakan atau asal: Eropa kontemporer
Jenis sajian: Minuman
Hasil: 1 porsi
Ukuran saji: 250 g
Waktu persiapan: 5 menit
Waktu memasak: 0 menit
Total waktu: 5 menit
Tingkat kesulitan: Mudah
Peralatan
Timbangan digital
Mangkuk kecil untuk mencampur
Pengocok
Saringan halus
Botol 250 g atau gelas saji
Bahan-bahan
Susu 190 g
Protein susu 35 g
Bubuk kakao 12 g
Stabilizer 1 g
Perisa 1 g
Pemanis 4 g
Vitamin D 0.00001 g
Kalsium 7.99999 g
Metode
1. Masukkan susu ke dalam mangkuk kecil untuk mencampur. Tambahkan protein susu lalu kocok selama 30 detik hingga terdispersi sepenuhnya dan tidak ada bagian kering yang tersisa.
2. Ayak bubuk kakao, stabilizer, perisa, pemanis, vitamin D, dan kalsium ke dalamnya. Kocok stabil selama 45 hingga 60 detik sampai campuran halus, seragam, dan sedikit mengental.
3. Saring minuman melalui saringan halus ke dalam botol 250 g atau gelas saji. Teksturnya harus mengilap dan bebas dari butiran yang terlihat.
4. Dinginkan selama 15 menit jika ingin disajikan lebih dingin, lalu aduk sekali sebelum disajikan. Minuman jadi harus dapat dituangkan dengan rapi dan melapisi gelas secara tipis.
Penataan dan penyajian
Sajikan sangat dingin dalam gelas ramping atau botol. Minuman harus tampak cokelat tua, halus, dan rapi, dengan permukaan bersih serta tubuh yang padat namun tetap cair.
Catatan profesional
Bubuk kakao harus terdispersi sepenuhnya sebelum didinginkan; jika tidak, hasilnya akan terasa berdebu alih-alih halus. Stabilizer harus memberi suspensi yang tenang, bukan kekentalan yang terlihat. Sajikan minuman cukup dingin untuk menegaskan rasa kakao, tetapi tidak terlalu dingin hingga teksturnya mengencang.