Fakta Nutrisi
Per sajian 280g
% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal
Lemak Tak Jenuh Tunggal10.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda6.5g
Lemak Jenuh4.5g
Lemak Trans0.1g
Serat4.0g
Pati102.0g
Gula18.0g
Protein Hewani3.0g
Protein Nabati13.0g
Wafel Rumahan
Catatan pembuka
Wafel ini dirancang agar ringan di bagian tengah dan memiliki kerak yang halus serta merata di bagian tepi. Adonannya sederhana, tetapi keseimbangannya bergantung pada ketepatan: cukup struktur agar mengembang dengan baik, cukup lemak agar empuk, dan cukup aerasi agar remahnya tetap lembut. Disajikan segera, permukaannya harus renyah, bagian dalamnya hangat, dan rasanya bersih.
Inti resep
Kategori hidangan: Pastri sarapan
Masakan atau asal: Amerika
Jenis sajian: Sarapan
Hasil: 2 wafel
Ukuran saji: 140 g per wafel
Waktu persiapan: 10 menit
Waktu memasak: 10 menit
Total waktu: 20 menit
Tingkat kesulitan: Mudah
Peralatan
Mangkuk adonan
Pengocok
Timbangan digital
Cetakan wafel
Sendok sayur atau wadah kecil bercerat
Bahan
Adonan
150 g tepung terigu
120 g air
20 g minyak nabati
12 g gula
18 g telur, dikocok lepas
8 g tepung kedelai
6 g baking powder
2 g garam
10 g bubuk whey
2 g lesitin
1 g perisa alami
1 g xanthan gum
Metode
1. Panaskan cetakan wafel sepenuhnya hingga kedua pelat panas merata dan indikator menunjukkan siap digunakan. Cetakan yang dipanaskan dengan benar sangat penting untuk pengembangan awal yang cepat dan bagian luar yang renyah.
2. Dalam mangkuk adonan, campurkan tepung terigu, tepung kedelai, baking powder, garam, bubuk whey, dan xanthan gum. Kocok dengan whisk selama 20 detik hingga campuran kering merata dan tidak ada garis-garis yang terlihat.
3. Tambahkan gula, telur, air, minyak nabati, lesitin, dan perisa alami. Kocok dengan whisk selama 30 hingga 45 detik, hanya sampai adonan halus dan sedikit mengental. Beberapa gelembung halus dapat diterima; jangan mengaduk berlebihan.
4. Diamkan adonan selama 3 menit. Adonan akan sedikit rileks dan menjadi lebih menyatu, dengan kekentalan yang bisa dituang tetapi tidak encer.
5. Isi cetakan wafel secara ringan dengan adonan, gunakan secukupnya untuk menutupi permukaan masak tanpa meluap ke tepi. Tutup cetakan dan masak selama 4 hingga 5 menit, sampai wafel berwarna keemasan tua, uapnya sebagian besar sudah berkurang, dan permukaannya terlepas dengan bersih.
6. Segera angkat wafel dan letakkan di atas rak selama 1 menit. Bagian luarnya harus tetap renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan matang merata.
7. Ulangi dengan sisa adonan, pertahankan panas dan waktu yang sama untuk setiap wafel.
Penyajian
Sajikan wafel segera, ditumpuk atau disusun sedikit bergeser di atas piring hangat. Wafel yang jadi harus menunjukkan warna keemasan yang merata, pola kisi yang renyah, dan remah yang lembut serta elastis di bagian tengah.
Catatan profesional
Adonan harus dicampur hanya sampai homogen; pengocokan berlebihan akan membuat remah lebih padat.
Waktu istirahat memungkinkan tepung terhidrasi dan xanthan gum menstabilkan adonan.
Cetakan yang benar-benar panas bukan pilihan: inilah yang menentukan pengembangan dan kerak.