Beranda / world / Amerika / Kanada / Sekotak Great Value Homestyle Waffles

Sekotak Great Value Homestyle Waffles

Sekotak Great Value Homestyle Waffles
Dicatat oleh @drslifts | 1 pengguna menyukai makanan ini | 0 pengguna menyimpan makanan ini

Fakta Nutrisi

Per sajian 280g

% Nilai Harian berdasarkan diet 2000 kkal

Kalori 760 kcal
38% DV
Total Lemak 22.0g
34% DV
Lemak Tak Jenuh Tunggal10.0g
Lemak Tak Jenuh Ganda6.5g
Lemak Jenuh4.5g
Lemak Trans0.1g
Total Karbohidrat 124.0g
41% DV
Serat4.0g
Pati102.0g
Gula18.0g
Protein 16.0g
32% DV
Protein Hewani3.0g
Protein Nabati13.0g

Tentang

Waffle homestyle beku dalam kemasan. Nilai gizi diperkirakan secara konservatif untuk seluruh kotak 280 g berdasarkan waffle komersial pada umumnya dan informasi kemasan yang terlihat.

Bahan-bahan

Vitamin & Mineral

Vitamin

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kolin65.0mg12%
Vitamin A20.0mcg2%
Vitamin B10.7mg58%
Vitamin B120.4mcg17%
Vitamin B20.5mg38%
Niasin6.0mg38%
Asam Pantotenat1.2mg24%
Vitamin B60.1mg9%
Biotin6.0mcg20%
Folat140.0mcg35%
Vitamin D0.5mcg3%
Vitamin E2.5mg17%
Vitamin K8.0mcg7%

Mineral

NutrisiJumlah%AKGWaktu paruh
Kalsium260.0mg26%
Tembaga140.0mcg16%
Zat Besi5.5mg31%
Magnesium45.0mg11%
Fosfor220.0mg31%
Kalium220.0mg5%
Selenium28.0mcg51%
Natrium1050.0mg46%
Seng1.6mg15%

Wafel Rumahan

Catatan pembuka


Wafel ini dirancang agar ringan di bagian tengah dan memiliki kerak yang halus serta merata di bagian tepi. Adonannya sederhana, tetapi keseimbangannya bergantung pada ketepatan: cukup struktur agar mengembang dengan baik, cukup lemak agar empuk, dan cukup aerasi agar remahnya tetap lembut. Disajikan segera, permukaannya harus renyah, bagian dalamnya hangat, dan rasanya bersih.

Inti resep


  • Kategori hidangan: Pastri sarapan

  • Masakan atau asal: Amerika

  • Jenis sajian: Sarapan

  • Hasil: 2 wafel

  • Ukuran saji: 140 g per wafel

  • Waktu persiapan: 10 menit

  • Waktu memasak: 10 menit

  • Total waktu: 20 menit

  • Tingkat kesulitan: Mudah


  • Peralatan


  • Mangkuk adonan

  • Pengocok

  • Timbangan digital

  • Cetakan wafel

  • Sendok sayur atau wadah kecil bercerat


  • Bahan


    Adonan


  • 150 g tepung terigu

  • 120 g air

  • 20 g minyak nabati

  • 12 g gula

  • 18 g telur, dikocok lepas

  • 8 g tepung kedelai

  • 6 g baking powder

  • 2 g garam

  • 10 g bubuk whey

  • 2 g lesitin

  • 1 g perisa alami

  • 1 g xanthan gum


  • Metode


  • 1. Panaskan cetakan wafel sepenuhnya hingga kedua pelat panas merata dan indikator menunjukkan siap digunakan. Cetakan yang dipanaskan dengan benar sangat penting untuk pengembangan awal yang cepat dan bagian luar yang renyah.

  • 2. Dalam mangkuk adonan, campurkan tepung terigu, tepung kedelai, baking powder, garam, bubuk whey, dan xanthan gum. Kocok dengan whisk selama 20 detik hingga campuran kering merata dan tidak ada garis-garis yang terlihat.

  • 3. Tambahkan gula, telur, air, minyak nabati, lesitin, dan perisa alami. Kocok dengan whisk selama 30 hingga 45 detik, hanya sampai adonan halus dan sedikit mengental. Beberapa gelembung halus dapat diterima; jangan mengaduk berlebihan.

  • 4. Diamkan adonan selama 3 menit. Adonan akan sedikit rileks dan menjadi lebih menyatu, dengan kekentalan yang bisa dituang tetapi tidak encer.

  • 5. Isi cetakan wafel secara ringan dengan adonan, gunakan secukupnya untuk menutupi permukaan masak tanpa meluap ke tepi. Tutup cetakan dan masak selama 4 hingga 5 menit, sampai wafel berwarna keemasan tua, uapnya sebagian besar sudah berkurang, dan permukaannya terlepas dengan bersih.

  • 6. Segera angkat wafel dan letakkan di atas rak selama 1 menit. Bagian luarnya harus tetap renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan matang merata.

  • 7. Ulangi dengan sisa adonan, pertahankan panas dan waktu yang sama untuk setiap wafel.


  • Penyajian


    Sajikan wafel segera, ditumpuk atau disusun sedikit bergeser di atas piring hangat. Wafel yang jadi harus menunjukkan warna keemasan yang merata, pola kisi yang renyah, dan remah yang lembut serta elastis di bagian tengah.

    Catatan profesional


  • Adonan harus dicampur hanya sampai homogen; pengocokan berlebihan akan membuat remah lebih padat.

  • Waktu istirahat memungkinkan tepung terhidrasi dan xanthan gum menstabilkan adonan.

  • Cetakan yang benar-benar panas bukan pilihan: inilah yang menentukan pengembangan dan kerak.
  • VegetarianSeimbang
    Unduh di App Store